SUARA GARUT - Bumdesa Karamat Jaya, yang terletak di Desa Kramat Jaya, Kecamatan Cisurupan, Garut, Jawa Barat telah sukses mengubah lahan carik desa menjadi tempat wisata yang murah meriah.
Dengan mengusung konsep agro wisata dan mengoptimalkan potensi lokal, Bumdesa Karamat Jaya telah menciptakan destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan dari berbagai kalangan.
Proyek ini dimulai dengan pendirian unit usaha pengolahan kopi arabika yang terkenal dengan cita rasanya yang khas.
"Awalnya kami bergerak dalam usaha produksi kopi, dari mulai kebun, pengolahan, dan kedai kopi," Kata Direktur Bumdesa Karamat Jaya, Muhammad Fadian Nurdin kepada garut.suara.com, Minggu, 21/05/2023.
Kedai kopi Bumdesa Karamat Jaya menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin menikmati segarnya kopi langsung dari sumbernya ditengah hamparan hijaunya suasana perkebunan.
Dalam perkembangannya, Bumdesa Karamat Jaya berhasil mengembangkan diri ke sektor pariwisata dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar desa, yaitu kolam air panas yang berasal dari Gunung Papandayan.
Menurut Bah Empu sapaan akrab Muhamad Fadian Nurdin, direktur Bumdesa Karamat Jaya, konsep agro wisata yang dikembangkan didasarkan pada potensi lokal yang dimiliki oleh desa.
Tujuan utama dari pengembangan ini adalah untuk meningkatkan perekonomian dan memberikan manfaat bagi seluruh warga desa.
"Konsepnya ya tentu memaksimalkan potensi yang ada di desa kami, bukan hanya jadi pengunjung, warga termasuk pedagang yang ada disini itu orang lokal semua" Ungkapnya.
Baca Juga: Adu Kuat 7 Cawapres Ganjar Setoran Jokowi: Prabowo hingga Mahfud
Dalam pencapaian ini, Bumdesa Karamat Jaya memanfaatkan semua sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) yang tersedia di lokasi.
Pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas yang disediakan, seperti kolam renang air panas, pemandian alami, dan area rekreasi yang hijau dan asri hanya dengan membayar tiket seharga Rp. 10.000 perorang.
"Kami semua disini 100 persen warga lokal yang mengelola, tarifnya pun kita sesuaikan, cukup 10.000 rupiah perorang" Lanjut Bah Empu. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik
-
Sering Kirim Santri ke Luar Negeri, Ponpes Darul Quran Tangerang Dibekali Ini
-
Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak
-
Pelajar Tewas Terlindas Bus Sekolah Usai Motor Tersangkut Kabel Menjuntai di Kebayoran Baru
-
Link Live Streaming Republik Ceko vs Afrika Selatan: Laga Panas Buru Kemenangan Perdana!
-
BP Taskin Dinilai Cuma Bagi-Bagi Jabatan, Celios Usulkan Dilebur ke Kementerian
-
Dukung Program Pendidikan, Kementerian Hukum Serahkan Lahan Tangerang untuk Sekolah Rakyat
-
ROG Zephyrus Duo, Laptop Dua Layar dengan RTX 5090 Seharga Mobil Bekas!
-
BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!
-
Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar