GARUT SUARA - Warganet belakangan kembali digegerkan dengan aksi seorang Sultan asal Nganjuk, Jawa timur yang membawa pulang pesawat terbang ke kampung halamannya.
Tak hanya itu, sang Sultan juga memarkirkan pesawat terbangnya di halaman rumahnya di kawasan Jalan raya Nganjuk-Surabaya, Desa Palem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Hingga saat ini, pesawat terbang milik Sultan Nganjuk itu masih terparkir di halaman rumahnya yang lokasinya tak jauh dari traffic light Simpang Empat Kertosono.
Usut punya usut, ternyata rumah yang ada pesawat terbang terparkir itu milik pasangan keluarga besar H. Yusuf dan Hj Dau.
Rumah sang Sultan itu kini dirawat dan ditempati salah seorang keluarga kepercayaannya asal Ngawi. Sementara keluarga H. Yusuf sendiri tinggal di Jakarta.
Menurut Budi, salah-seorang keluarga yang merawat rumah H. Yusuf, pesawat itu memang asli bukan replika. Hanya saja sudah tak bisa terbang.
Pesawat terbang dengan panjang sekitar 3O meter mirip pesawat kepresidenan RI dengan warna cat hitam putih itu kini hanya terparkir di halaman rumah di atas kolam milik H. Yusuf.
" Pesawat nya asli, tapi sudah tak bisa terbangun. Hanya untuk pajangan saja. Panjangnya sekitar 3O meteran. Tiga tiang penyangga kaki roda pesawat dicor di tengah kolam ikan," ungkap Budi.
Diunkapkannya kolam di halaman rumah sang Sultan sudah ada sejak tahun 1987-1988. Kolam itu dibangun H.Yusuf yang merupakan seorang juragan kebun kelapa sawit. rumah itu sudah ada lebih dulu, yakni sekitar tahun 1987 sampai 1988.
Baca Juga: Innalillahi, Aktor Eeng Saptahadi Meninggal Dunia
"Pak Haji (Yusuf) itu pengusaha perkebunan kepala sawit, saat ini tinggal di Jakarta. Saya hanya menjaga rumanya di sini bersama istri dan anak-anak," katanya.
Menurutnya, tak semua orang boleh masuk ke pesawat itu. Di dalam pesawat ada ruang keluarga.
Kini, ruangan di dalam pesawat juga tekah direnovasi dijadikan ruang keluarga. Semua kursi penumpang pesawat dicopot.
"Tak boleh sembarang orang masuk. Isinya di dalam pesawat ruang keluarga meja kursi sofa. Untuk kursi pesawat kapasitas 100-an kursi telah dicopot," jelasnya.
Budi menjelaskan, pesawat terbang yang terparkir di halaman rumah itu didatangkan oleh H. Gatutkoco yang merupakan anak dari H Yusuf. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Sultan Jogja Murka Kasus Daycare, Psikolog: Jangan Abaikan Naluri Orang Tua!
-
Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Masih Berlangsung, Kantong Jenazah Terus Berdatangan
-
SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional
-
5 Toner Pad Willow Bark untuk Kulit Halus, Bebas Pori, dan Matte
-
Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL
-
Update Daftar Nama 81 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL, 7 Meninggal Dunia
-
Gerindra Kaltim Sentil Rudy Mas'ud, Singgung Nepotisme hingga Evaluasi Anggaran
-
Rupiah Sentuh Rp17.211, Laba Bersih Emiten Mark Dynamic Meningkat
-
Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang
-
Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!