SUARA GARUT - Seorang ibu terpaksa melahirkan di balik semak-semak tepatnya di belakang pangkalan ojek di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sempat dikira buang bayi, namun sebenarnya ibu muda tersebut sudah tak tahan lagi ingin melahirkan anaknya.
Peristiwa ini pun menghebohkan warga setempat dan netizen di Garut karena sempat ada video amatir yang membagikan di media sosial.
Bayi yang dilahirkan di balik semak-semak itu diketahui berjenis kelamin perempuan yang sempat dihebohkan aksi buang bayi.
Informasi dihimpun garut.suara.com seorang ibu berinisial MA (18) sengaja melakukan perjalanan dari wilayah Bandung Kidul menuju Kecamatan Cikelet Garut.
Tujuan perjalanan itu, karena MA ingin melahirkan di Cikelet Garut. Namun saat baru sampai Cikelet kontraksi terjadi dan terpaksa melahirkan di balik semak-semak.
Kapolsek Cikelet, AKP Hilman membeberkan peristiwa melahirkan di balik semak-semak itu.
Menurutnya, MA memang berangkat dari Bandung tujuan Desa Awas Sagara Kecatan Cikelet. Namun saat dijalan terjadi kontraksi dan melahirkan di balik semak-semak secara alami.
"Berangkat dari Bandung menggunakan motor. Karena kontraksi hebat ia mencari semak-semak dan melahirkan bayi perempuan," ujarnya, Minggu (28/5/2023).
Setelah melahirkan, kata Hilaman, MA bergegas mencari toilet untuk membersihkan darah. Namun saat kembali bayinya sudah tidak ada.
"MA sempat panik dan bertanya ke sejumlah warga. Saat itu, bayi MA sudah diamankan di salah satu rumah warga setempat," ungkapnya.
Saat ini, MA dan bayinya mendapat perawatan dari bidan setempat. Selain itu, salah satu warga memperbolehkan MA untuk beristirahat hingga kondisinya pulih kembali.(*)
Berita Terkait
-
DPRD Jabar Sesalkan Kelalaian SMAN 6 Garut Hilangkan Ijazah Wilda, Desak Sekolah Cari Solusi
-
Eksploitasi Situ Bagendit oleh Disparbud Garut Tapi Normalisasi Beban BBWS, Gak Salah Tuh?
-
Belajar dari Insiden Maut di Toraja Utara, Warga Khawatir Kondisi Jembatan Gantung yang Lapuk di Desa Bojong-Bungbulang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA