SUARA GARUT - Heboh di media sosial WhatsApp, seorang mahasiswi program study Magister Matematika Pasca Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut menjadi korban penipuan.
Tidak tanggung-tanggung di duga pelaku mencatut nama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut Ade Manadin.
Peristiwa pencatutan nama Pejabat Kadisdik Kabupaten Garut tersebut heboh di media sosial (medosos) WhatsApp para guru honorer Minggu malam, (4/06/2023).
Dalam chatingan akun WhatsApp tersebut, dituliskan agar semua guru dan masyarakat diminta waspada terhadap aksi penipuan dengan mengatasnamakan Kadisdik Ade Manadin.
"Tadi siang Mahasiswi Prodi Magister Matematika Pasca IPI Garut, tertipu 4,3 Juta rupiah, modusnya untuk urusan PPPK," tulis salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya itu.
Meski begitu, pantauan garut.suara.com, secara resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Garut sebenarnya telah menerbitkan surat pemberitahuan kepada seluruh guru dan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.
Surat bernomor 800/994/Disdik yang di tandatangani Kadisdik Ade Manadin tertanggal 26 Mei 2023 tersebut sudah mewanti-wanti agar selalu waspada terhadap kabar penipuan yang mencatut nama Kadisdik.
Ade Manadin mengingatkan bahwa dirinya selaku Kadisdik tidak pernah menghubungi ASN, ataupun Non ASN yang terkait dengan pengangkatan ASN atau kenaikan pangkat.
Ade Manadin meminta seluruh guru, dan masyarakat agar tidak percaya jika ada oknum yang mengatasnamakan Kepala Dinas Pendidikan atau pejabat lain.
Baca Juga: "Gua Tahu Lo Orang Kampung," Hardik Nikita Mirzani Maki-maki Teman Lolly Sang Putri, Ada Apa?
Poin akhir dari surat tersebut meminta segera melaporkan kepada atasan, jika menerima SMS, atau WhatsApp, maupun media sosial lain atau telepon jika ada upaya yang mengarah kepada upaya penipuan.
Pemberitahuan dari Dinas Pendidikan tersebut langsung beredar secara berantai melalui akun media sosial WhatsApp, dengan harapan dapat meningkatkan kewaspadaan sejak dini. (*)
Berita Terkait
-
Candi dan Rumah Adat di Situ Cangkuang Garut Masih Jadi Daya Tarik, Tapi Wisatawan Sebut Ada yang Kurang
-
Proses Pencarian Dramatis! Tim SAR Kembali Temukan Seorang Korban Tenggelam di Sungai Cimanuk Kabupaten Garut, Total 2 Orang Meninggal Dunia
-
2 Hari Hilang di Sungai Cimanuk Garut, Satu Pemancing Akhirnya Ditemukan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop
-
Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih
-
IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani