SUARA GARUT - Bupati Situbondo H. Karna Suswandi membeberkan alasan belum diterbitkanya 343 Surat Keputusan (SK) PPPK tenaga guru 2022.
Bupati Situbondo H.Karna Suswandi mengatakan, pengangkatan ASN baik PNS, maupun PPPK merupakan kewenagan pemerintah pusat.
Pemda kata H.Karna hanya mengusulkan formasi, sedangkan yang menetapkan formasi sepenuhnya menjadi kewenagan pemerintah pusat.
Pemkab Situbondo sendiri kata H.Karna sudah mengsulkan pengajuan pertimbangan teknis NIPPPK sejak 4 Mei 2023 ke BKN.
"Saya sudah usulkan pengajuan Pertek NIPPPK ke BKN sejak 4 Mei dan diterima 11 Mei 2023," kata H.Karna dipantau garut.suara.com dalam konfrensi Pers.
Pengajuan pertek NIPPPK sendiri kata Bupati Karna, mengalami perpanjangan waktu hingga 25 Juni 2023.
Meski sudah diusulkan sampai hari ini, kata H.Karna pertek NIPPPK guru masih belum turun.
"Jadi bagaimana mungkin kita bisa menerbitkan SK, Pertek NIPPP nya saja masih belum turun," tegasnya.
Berbeda dengan PPPK Nakes, pengajuanya 3 maret 2023, sehingga pertek NIPPPK untuk Nakes sudah terbit.
Baca Juga: Masih Dimusuhi Maia Estianty, Mulan Jameela Harus Minta Maaf di TV?
Bupati Situbondo itu menjelaskan Uang dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 42, 3 miliar rupiah tidak di trasnfer secara langsung ke APBD Pemkab Jember.
Pasalnya kata dia saat ini ada aturan khsus, angagran itu akan di trasnfer jika ada pengangkatan ASN PPPK.
"Inikan termasuk DAU earmark, jadi tidak akan ditrasnfer pusat, jika tidak digunakan, hya uangnya masih ada di pusat dan tidak akan menjadi Silva bagi APBD," tandasnya.
Saat ini Pemkab Situbondo masih menunggu terbit pertek NIPPPK dari BKN untuk 345 CPPPK tenaga guru formasi 2022. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik