SUARA GARUT - Pembagian SK ASN PPPK guru formasi 2022 di Kabupaten Garut masih terkendala perbaikan berkas dokumen.
Meski sebelumnya sempat ramai dibicarakan akan dibagikan sebelum lebaran Idul Adha.
Progres pengajuan pengusulan tiga ribu lebih NIPPPK hingga saat ini di Kabupaten Garut masih berproses.
Sejauh ini, kabar resmi dari Panitia seleksi daerah terkait pembagian SK ASN PPPK memang belum pernah diterbitkan.
"Kami pesimis pembagian SK ASN PPPK guru di Kabupaten Garut akan terlaksana sebelum lebaran idul Adha," kata salah seorang guru honorer di Garut.
Proses pengajuan usul NIPPPK atau pertimbangan teknis (Pertek) tentu tidak semudah yang dibayangkan.
Terlebih jumlah guru honorer lulus seleksi nasional di Kabupaten Garut terbanyak kedua setelah kabupaten Bogor.
Oleh sebab itu sangat wajar jika mengalami keterlambatan, karena saat ini saja tersiar kabar masih ada beberapa guru yang berkasnya masih mengalami perbaikan.
Dia menyebutkan, salah satu berkas yang harus kembali dikirimkan yaitu izajah terakhir.
Baca Juga: Resep Citul Aci Tulang Jajanan Viral, Bisa Jadi Ide Jualan Anti Gagal
"Makanya kami ragu, SK ASN PPPK akan bisa dibagikan sebelum lebaran Idul Adha," katanya.
Selain itu, kata dia, sebenarnya saat Milad Fagar ke-17 kemarin, banyak guru honorer yang ingin mendengarkan keputusan langsung dari pejabat terkait.
Agar kami mendapatkan kepastian langsung dari yang memiliki kewenangan soal pembagian SK tersebut.
Sayangnya, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman batal hadir, karena mendadak harus menjenguk ayahandanya yang tengah sakit.
Meski begitu, kami akan sabar menungggu surat resmi dari Pemkab Garut terkait pembagian SK PPPK.
"Mudah-mudahan saja ada keajaiban, dan kabar yang beredar akan dibagikan sebelum lebaranpun benar adanya," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Bojonggede-Kemang Segera Terhubung, Flyover Bomang Jadi Kunci Akses Bogor Utara
-
Indonesia Gandeng Teknologi Korea, Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman Siber yang Kian Kompleks
-
5 Krim Pagi untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing dan Sehat
-
Potret Kembaran Yamaha Grand Filano, Bodi Belakangnya Bengkak Bak Tersengat Tawon
-
Habib Jafar Sebut Korban Kecelakaan KRL Bekasi Mati Syahid
-
IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis
-
Misteri Lampu Petromax, Siapakah Lelaki Pengantar Makanan Tengah Malam Itu?
-
Ulasan If Wishes Could Kill: Saat Permohonan Berubah Jadi Teror Kematian
-
Kisah Selamat Pasutri dari Kecelakaan Kereta di Bekasi, Sempat Terpental hingga Tak Sadarkan Diri
-
Guru Besar UI Soroti Langkah Hakim yang Hitung Sendiri Kerugian Korupsi Mantan Bupati Sleman