SUARA GARUT - Ahmad Dhani, musisi terkenal dan anggota band Dewa 19, secara diam-diam terus menanggung biaya hidup janda-janda yang menjadi korban kecelakaan yang melibatkan putranya, Dul Jaelani.
Informasi ini jarang diketahui oleh publik, menunjukkan sikap penyayang dan perhatian Dhani terhadap keluarga-keluarga yang terkena dampak kecelakaan tragis tersebut.
Diketahui, Dul Jaelani mengalami kecelakaan tragis pada 09 September 2013 saat itu usianya baru menginjak 13 tahun.
Akibat insiden itu, 6 nyawa melayang akibat tabrakan fatal di Tol Jagorawi KM 8 yang melibatkan mobil Lancer yang digunakan Dul Jaelani dan Grandmax serta Avanza.
Dalam podcast Deddy Corbuzier, dilansir garut.suara.com, Rabu (21/6/2023) Ahmad Dhani mengaku sampai saat ini dirinya masih menanggung biaya hidup janda-janda korban kecelakaan yang melibatkan Dul Jaelani.
"Padahal kalau lu masih inget gua kan masih menanggung janda-janda yang jadi korban kecelakaan Dul suaminya," kata Ahmad Dhani kepada Deddy Corbuzier.
Dhani mengaku mengambil uangnya dari Masterface.
"Tapi kan janda-janda itu harus tetap ada. Harus ngasih ada atau enggak ada," kata Dhani.
Lantas Deddy kembali bertanya apakah tertulis secara hukum dan dijawab tidak oleh Ahmad Dhani.
Baca Juga: Punya Elektoral Tinggi, Erick Thohir Berpeluang Besar Dapat Tiket Cawapres Prabowo
"Itu moral aja. Orang pernah janji kan," ujarnya.
Dhani mengaku santunan itu akan terus diberikan sejak peristiwa tahun 2013 sampai anak-anaknya lulus kuliah.
"Waktu itu kan anaknya masih ada yang baru berumur dua tahun dan gua sendiri yang nanggung dari tahun 2013 sampai sekarang," kata Dhani.
Tindakan ini menunjukkan sisi lain dari pribadi Ahmad Dhani yang jarang diketahui oleh publik.
Meskipun dikenal sebagai musisi yang kontroversial, sikap belasungkawa dan kepeduliannya terhadap sesama menjadi sorotan dalam kasus ini.
Tindakan Dhani ini juga menggambarkan pentingnya empati dan dukungan yang berkelanjutan bagi keluarga-keluarga yang terkena dampak kecelakaan tragis seperti ini.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
-
Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Ribuan Relawan Makan Bergizi Gratis di NTB Demo Turun ke Jalan
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Kejati Sulsel Vs Bahtiar Baharuddin: Saling 'Serang' Bukti di Sidang Praperadilan Bibit Nanas
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius