SUARA GARUT - Tidak akan terlepas dari ingatan para pelajar dan mahasiswa oleh sebuah kebijakan baru yang di keluarkan Menteri Pendidikan.
Menteri Pendidikan saat itu, membuat kesal pelajar dan Mahasiswa lantaran waktu belajar yang tadinya normal dibuat menjadi panjang, nyaris menjadi, 1,5 tahun.
Para pelajar dan Mahasiswa tersebut menjadi korban kebijakan yang dilakukan Menteri Pendidikan saat itu.
Dia adalah Menteri orde baru pada pemerintahan Soeharto Daoed Joesoef.
Pada saat Daoed Joesoef menjadi Menteri Pendidikan dia membuat kebijakan dengan memperpanjang masa belajar selama enam bulan, atau 1,5 tahun pada saat itu.
Sontak saja kebijakan Menteri Daoed Joesoef itu membuat kesal pelajar dan Mahasiswa era tahun 1970-an.
Selama puluhan tahun Indonesia Merdeka, tahun ajaran baru dalam sistem pendidikan di Indonesia dilakukan pada bulan Januari.
AKan tetapi sejak Daoed Joesoef menjadi Menteri Pendidikan, 1978-1983, awal tahun ajaran baru dia ubah menjadi bulan Juni, dan ini berlangsung hingga saat era Menteri Nadim Makarim. (*)
Baca Juga: Prof Zainudin Minta Pemerintah Tinjau Ulang PP Nomor 49 Tahun 2018, Soal Masa Perjanjian Kerja PPPK
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim