SUARA GARUT - Dalam kesempatan Rapat kordinasi Kemendikbudristek dengan Pemerintah Daerah Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani minta Pemda jangan ragu angkat guru PPPK.
Menurut Nunuk Suryani usulan dari Pemda hingga saat ini masih rendah, yakni baru mencapai 278,102, dari total kebutuhan 601,174.
Menurut Prof Nunuk Suryani minimnya usulan daerah dalam rekrutmen PPPK guru karena keraguanya terhadap anggaran gaji.
Dirjen GTK itu meminta pemda dapat memaksimalkan formasi yang telah disediakan termasuk gaji mereka.
Dalam Rakor tersebut, Nunuk mengatakan jika daerah mengalami kendala bisa di selesaikan bersama pemerintah pusat.
"Kami mohon untuk membuka dan menambah formasi, jika ada yang mengganjal bisa di selesaikan bersama," kata Prof Nunuk Suryani.
Ditempat yang sama kementerian PAN-RB mendorong pemerintah dapat menambah jumlah formasi PPPK guru.
Hal tersebut seperti disampaikan Deputi Perancangan, Perencanaan, dan pengadaan Sumber Daya Manusia AParatur, Aba Subagja.
Aba mengatakan Kemenpan-RB ingin mengoptimalkan para guru honorer diangkat statusnya menjadi ASN PPPK.
Baca Juga: Digitalisasi BRI Bantu Penerima Manfaat Bantuan Pemerintah Praktis Bertransaksi
"Kemendikbudristek, kemenpan-RB dan pemerintah daerah memiliki kewenagan masing-masing, dan akan selalu berkolaborasi menyiapkan formasi jabatan," kata Aba.
Sementara disisi anggaran kata Aba, Pemerintah Pusat menyiapkan anggaran untuk pengangkatan ASN PPPK 2023. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Terpopuler: HP Snapdragon Paling Murah hingga Google Luncurkan Search Live
-
Luka dari Meurawoe: Membaca Aceh Pasca-DOM dalam Bayang Suram Pelangi
-
West Ham Kirim Tottenham Hotspur ke Zona Degradasi usai Bantai Wolves 4-0
-
4 Toner Black Rice, Rahasia Kulit Cerah dan Lembap tanpa Terasa Lengket!
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna