SUARA GARUT - Ditengah pro kontra penyelenggaraan wisuda anak pendidikan usia Dini, Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kecamatan Malangbong menggelar wisuda.
Pantauan garut.suara.com, wisuda anak PAUD itu dilaksanakan secara serentak se-Kecamatan Malangbong, di lapangan Sepakbola Sukajaya, Pada Sabtu, (24/06/2023).
Wisuda anak PAUD itu diikuti, kelompok bermain (KB), dan satuan Paud Sejenis(SPS).
dilansir garutexpres.id, wisuda tersebut diikuti oleh 40 lembaga se-Kecamatan Malangbong sebanyak 595 siswa lulusan PAUD.
Hadir dalam pelaksanaan wisuda PAUD tersebut, porkopim, Korwil Bidang Pendidikan kecamatan Malangbong, serta Kepala Desa Sukajaya.
Berdasarkan catatan salah satu orang tua siswa, pelaksanaan wisuda itu menelan anggaran 295 ribu rupiah.
Rincianya terdiri dari 150, untuk Wisuda, sewa toga, 20, pas fhoto, 15, fhoto blok 60, hingga pestipal 50 ribu rupiah.
Adanya biaya tersebut, dirinya mengaku tidak keberatan dengan biaya tersebut.
"Ini hasil musyawarah orang tua, jadi tidak keberatan dengan biaya tersebut," kata orang tua siswa yang enggan disebutkan namnya tersebut saat dikonfirmasi garut.suara.com.
Baca Juga: Masa Jabatan Berakhir Desember, Kinerja Syamsuar-Eddy Natar Nasution Disorot
Belakangan adanya wisuda jenjang anak usia dini, hingga SMA, tengah mendapat sorotan warga netizen.
Hingga Kemendikbudristek merespon dengan terbitnya sesjen Kemendikbudristek Nomor 14 Tahun 2023, tanggal 23 Juni.
Dalam sesjen tersebut, kemendikbudristek tidak melarang adanya pelaksanaan wisuda.
Hanya saja, Kemdnikbud ingin memastikan agar penyelenggara tidak memaksa orang tua siswa melaksanakan wisuda.
"Jadi Kemendikbudristek melalui sesjen hanya menghimbau untuk tidak memaksa diadakan wisuda, terlebih jika memberatkan orang tua siswa," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Langkah Pemkot Malang Mengurai Benang Kusut Pasar Kebalen
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Sebagai Santri, Saya Marah: Pelecehan Tak Boleh Dinormalisasi di Pesantren
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa
-
IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun
-
Mendorong Perempuan Berdaya, PNM dan MES Berkolaborasi lewat Program Mba Maya
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK