SUARA GARUT - Dewi Persik, seorang selebriti kontroversial, membela keputusannya menitipkan sapi di sebuah mesjid. Ia mengungkapkan alasan dan harapannya kepada wartawan tak lama setelah proses tabayyun yang terhenti.
Dalam pernyataannya, Dewi Persik menjelaskan bahwa meskipun dia menyadari mesjid bukan tempat yang tepat untuk menitipkan hewan kurban, dia hanya meminta tolong dalam situasi sulit yang sedang dialaminya.
Sapi yang dititipkannya memiliki berat sekitar 1,5 ton, dan saat itu dirumahnya hanya ada perempuan. Oleh karena itu, ia memohon kepada ustad pengurus mesjid untuk membantu sejenak.
"Saya tahu mesjid bukan tempat menitipkan sapi, tapi saya hanya meminta tolong," kata Dewi Persik kepada wartawan.
Ia juga menyampaikan jika dirinya tak pernah minta tolong secara cuma-cuma.
"Toh, nanti juga saya akan membayar jasanya kok! Selama ini, ketika saya meminta tolong, bahkan untuk parkir saja, saya selalu membayarnya kepada pak RT. Tidak ada yang gratis di sini."
Dewi Persik mengungkapkan bahwa dia menyadari kesalahannya dalam memilih tempat menitipkan sapi.
Namun, ia merasa bahwa situasi yang sulit yang dihadapinya pada saat itu memaksa dirinya meminta bantuan kepada pengurus mesjid. Dia menambahkan bahwa dia siap untuk membayar semua jasanya yang telah diberikan.
Meskipun proses tabayyun terhenti karena Dewi Persik tidak dapat mengendalikan emosinya, ia berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik dan adil. Dia berharap agar semua pihak dapat memahami keadaannya dan melihat niat baik di balik tindakannya tersebut. (*)
Baca Juga: 8 Kontroversi Inara Rusli, Dari Bongkar Aib Suami hingga Disebut Jadi Star Syndrome
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
Adu Murah Tarif Taksi Blue Bird vs Green SM, Mana yang Jadi Pemenangnya?
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Dramatis dan Emosional, NMIXX Ungkap Misteri Cinta Unik di Lagu Crescendo
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha
-
Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui
-
Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal