SUARA GARUT - Kisruh Dewi Perssik dengan ketua RT lingkungan tempat tinggalnya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, terkait penolakan sapi kurban belum berakhir.
Akibatnya dilakukan mediasi antara Dewi Perssik dan ketua RT. Namun mediasi yang pertama antara kedua belah pihak yang dilakukan di Masjid di Cilandak gagal.
Sehingga polisi ikut turun tangan di kasus ini dan akan menjadwalkan mediasi ulang.
Melihat kisruh yang dilakukan Dewi Perssik, pengamat perilaku selebriti, Lutfi JW mengaku heran dengan sikap Dewi Perssik.
Menurut Lutfi JW, mediasi yang dilakukan Dewi Perssik bersama ketua RT ini mentok lantaran mantan istri Aldi Taher ini dinilai terlalu dominan dan mencoba playing victim.
“Dalam proses mediasi yang akhirnya mentok itu ternyata Dewi Perssik lebih mendominasi dan kurang mau mendengar dari pihak pak RT dan perwakilan warga. Lalu dengan keberaniannya dia nyerocos bahkan cenderung ‘sok’ ngajari dan sempat-sempatnya playing victim,” kata Lutfi JW.
Lutfi JW juga menyebut mediasi atau tabayun yang sebaiknya dilakukan yakni saling mendengarkan, merendahkan ego masing-masing, kemudian mencari solusi bersama.
Lebih lanjut, menurut Lutfi JW, sikap yang dilakukan Dewi Perssik itu mempermalukan diri sendiri.
“Mba Depe (Dewi Perssik) kamu memalukan diri sendiri bukan orang lain. Kamu menurunkan nama baikmu,” ujarnya.
Baca Juga: Merinding! Lady Nayoan Mengaku Kantongi Bukti Perzinahan Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah
Pengamat perilaku ini juga meminta Dewi Perssik sebagai warga setempat agar lebih menghargai ketua RT. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Review The Motorcycle Diaries: Awal Mula Lahirnya Sang Che Guevara
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
Kopdes Merah Putih: Niat Mulia Memutus Rantai Tengkulak atau Proyek Ambisius yang Terburu-buru?
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026