SUARA GARUT - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin buka suara soal polemik dugaan kesesatan di Pondok Pesantren Al Zaytun.
Namun Ali Mochtar Ngabalin malah heran kenapa Pesantren Al Zaytun yang dipimpin Panji Gumilang itu dituduh sesat.
Menurutnya tidak ada pesantren yang mengajarkan kesesatan kepada santrinya, apalagi membangun negara.
"Sejak kapan ada pondok pesantren mengajarkan orang berzina boleh nanti bayar?" kata Ngabalin dalam sebuah video yang beredar di media sosial.
"Sejak kapan ada pondok pesantren mengajarkan orang melakukan kaderisasi membangun negara di negara yang lain dalam pondok pesantren?" tambahnya.
Sebelumnya memang ada banyak narasi terkait kesesatan yang dituduhkan kepada Pesantren Al Zaytun ini.
Bahkan pimpinan pesantren itu, Panji Gumilang saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan terkait dugaan penyimpangan ajaran yang diberikannya.
Lebih lanjut, adapun pertanyaan yang dilontarkan oleh Ali Mochtar Ngabalin tersebut karena banyak keluarganya yang bersekolah di Al Zaytun.
Ngabalin lantas memberikan pembelaan dan pasang badan untuk pimpinan Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang.
Baca Juga: Gambarkan Getirnya Kisah Hubungan Asmara, Lirik Lagu 'Midua Cinta' Karya Sule Jadi Kenyataan
"Keponakan saya, anak kakak saya tertua, anak-anaknya sekolahnya di Al-Zaytun. Jadi, saya mau bilang bahwa jangan nuduh orang macam-macam, jangan kalian mendiskreditkan itu Pak Kiai Gumilang," jelasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!