SUARA GARUT - Ratusan pesepakbola muda yang tergabung dalam 13 tim voter Askab PSSI Garut, Jawa Barat siap arungi babak penyisihan grup untuk zona Kota.
"Hari ini anak anak menjalani skrining sudah ada 70 persen, yang belum lengkap sisanya dan besok harus dilengkapi," jelas Ketua Panitia Piala Soeratin Zona Kota Garut, Asep Habibi saat skrining pemain di Kantor Askab Garut, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Minggu (23/07/2023).
Sebagai persyaratan mutlak yang harus ada pada saat skrining itu diantaranya, ijazah/raport, Kartu Keluarga, NISN, foto.
"Persyaratan ini harus lengkap pada saat skrining, untuk mencegah adanya pemalsuan data pemain. Jangan sampai nanti pada saatnya main ada protes dari pihak lawan tandingnya. Atau malah tidak bisa main ketika masuk ke tingkat Jawa Barat," katanya.
Selain itu ia tegaskan, bagi pemain yang sudah bermain di tim anggota voter Askot Bandung, atau Askot daerah lainnya, pemain yang bersangkutan tidak bisa bermain lagi di Askab.
" Aturan itu ada di regulasinya, bahwa pemain yang sudah bermain di Askot, tidak bisa main lagi di Askab," tegasnya.
Adapun sistem pertandingan untuk babak penyisihan grup di Piala Soeratin ini menggunakan sistem setengah kompetisi.
Babak penyisihan akan dimulai Senin beso hingga Rabu (26/07/2023).
Ketua Umum Panitia Piala Soeratin Kabupaten Garut, Bang Suhe, menjelaskan, untuk babak Penyisihan Piala Soeratin U 13 dan 15 di Kabupaten Garut ini dibagi 4 Zona, yaitu Zona Kota, Tengah, Selatan dan Utara.
Disebutkannya, dari tiap zona itu diambil masing masing juara dan Runner up,
"kecuali dari Zona Kota karena pesertanya paling banyak, itu diambil juara, runner up fan satu runner up terbaik. Jadi untuk kota ini 3 tim," jelasnya
Selanjutnya, sambung Suhe, babak 9 besar akan dimainkan di Zona Kota yakni di Stadion RAA Adiwijaya pada tanggal 11 - 12 Agustus 2023 untuk kelompok U 13. Sedang untuk U 15 akan digelar pada tanggal 12 dan 13 Agustus 2023.
" Babak 9 besar ini dimainkan di Kota di lapang yang representatif di RAS Adiwijaya. Nanti juaranya dari masing masing kelompok umur itu menjadi wakil Askab Garut ke tingkat Jawa Barat," katanya.
Adapun tim U 13 yang lolos ke 9 besar itu
Mataram FC, Mutiara Fajar FC,, Bayongbong Utama, GSC FC, AM Privat, Pamong Praja, D'Patriot, Satria Gemilang dan Portal Kadungora.
Sedang KU 15 yang sudah lolos 9 besar yakni, Gatra, Persibal, Famili, Mandala, Giri laya FC, dan Garsel. Sisanya menunggu hasil pertandingan Zona Kota sebanyak 3 tim .
Ia berharap, juara di kelompok umur 13 dan 15 Garut ini akan lolos ke nasional.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Skuad Bulgaria untuk FIFA Series 2026 Diumumkan, Ada Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia
-
Menepis Hoaks "Sopir Kabur": Kakek Sopir Angkot Lindas Pasutri di Gandasoli Kini Diperiksa Polisi
-
Di Bulan Penuh Berkah, BRI Santuni 8.500 Anak Indonesia dan Tegaskan Komitmen Peduli Negeri
-
Viral Kepanikan Massal di Pantai Florida! Dikira Rentetan Tembakan Ternyata Hanya Suara Ini
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
BRI Gelar Aksi Sosial Ramadan 1447 Hijriah, 8.500 Anak Yatim Terima Santunan Nasional
-
BRI Santuni 8.500 Anak Indonesia dan Tegaskan Komitmen Peduli Negeri
-
Penyebab Antrean Puluhan Kilometer Menuju Pelabuhan Gilimanuk Jelang Nyepi
-
Dermaga Samarinda Awasi Ketat Muatan Antisipasi Insiden Kapal Karam
-
Bagaimana Etika Membalas Ucapan Lebaran di Grup WhatsApp agar Tetap Terlihat Akrab tapi Sopan?