/
Sabtu, 05 Agustus 2023 | 17:07 WIB
Beras ketan hitam yang diproduksi oleh Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Garut mampu menembus pasar Amerika Serikat. (Foto: @berasketanhitam.id)

SUARA GARUT - Area pesawahan yang membentang luas di sejumlah wilayah Kabupaten Garut menjadikan masyhur dengan produksi padi.

Bahkan untuk jenis padi ketan hitam beberapa petani di sejumlah kecamatan ini memiliki keunggulan tersendiri sehingga dilirik pasar mancanegara.

Misalnya, beras ketan hitam yang diproduksi oleh Kelompoknya Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) di Kabupaten Garut mampu menembus pasar Amerika Serikat.

Beberapa waktu Ketua KTNA Garut, H Endang Solihin menyebutkan bahwa para petani yang tergabung dalam KTNA telah mengekspor beras ketan hitam ke Amerika Serikat sebanyak 2O ton per bulannya. 

“Amerika Serikat sebenarnya minta lebih dari 20 ton. Namun, karena masih dalam tahap penjajakan, maka baru berani memenuhi permintaan pasar Amerika Serikat 20 ton per bulan," kata Endang saat dijumpai awak media di Sub Terminal Agribisnis Desa Karyajaya, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, beberapa waktu lalu.

Diungkapkannya, di Kabupaten Garut saat ini tercatat ada lebih dari 3.000 hektare lahan pertanian yang digunakan untuk menanam padi jenis ketan hitam. 

Para petani yang mengkhususkan diri menanam ketan hitam ini di antaranya berada di empat kecamatan yang meliputi Pasirwangi, Bayongbong, Sukaresmi dan Cisurupan.

Dirinya merasa optimistis ke depannya para petani ketan hitam di Kabupaten Garut dapat meningkatkan kapasitas produksinya sehingga mampu memenuhi pangsa pasar internasional. (*)

Editor: Firman

Baca Juga: Tersedia Mi Tarempa, Ini 3 Tempat Sarapan Favorit di Batam

Load More