- Presiden Jokowi kembali tegaskan dukungan penuhnya agar pemerintahan Prabowo-Gibran berlanjut untuk periode kedua kepemimpinan.
- Penegasan ini disampaikan sebagai klarifikasi meredam isu peluang Gibran maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2029.
- Dukungan tersebut bertujuan mengamankan posisi politik Gibran saat ini serta mematangkan modal politiknya menuju pemilihan selanjutnya.
Suara.com - Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi kembali menegaskan dukungannya terhadap pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka untuk melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode.
Penegasan tersebut disampaikan Jokowi saat merespons isu yang muncul setelah pernyataan Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali.
Sebelumnya, Ali menyebut Gibran berpeluang maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2029 dalam sebuah podcast.
“Kan sudah saya sampaikan Prabowo-Gibran dua periode. Sudah itu aja,” kata Jokowi, dikutip pada Kamis, (5/2/2026).
Dukungan tersebut bukan hal baru. Pada September 2025, Jokowi juga mengaku telah menginstruksikan relawan pendukungnya, Bara JP, untuk tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran hingga periode kedua.
“Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu (dukung Prabowo-Gibran dua periode),” ujar Jokowi.
Adi Prayitno, Analis Politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, menilai pernyataan Jokowi kali ini lebih ditujukan sebagai klarifikasi.
Langkah tersebut dinilai untuk meredam spekulasi politik, khususnya terkait pernyataan Ketua Harian PSI Ahmad Ali yang menyebut Gibran berpotensi maju sebagai capres 2029.
“Sepertinya juga untuk menetralisir spekulasi liar soal pernyataan Ahmad Ali yang bilang Gibran bisa jadi lawan Prabowo di 2029,” ujar Adi, dikutip pada Kamis, (5/2/2026).
Baca Juga: Ada Apa di Balik Ngototnya Jokowi Suarakan Prabowo-Gibran Dua Periode?
Menurut Adi, Jokowi ingin menegaskan bahwa Gibran bukan pesaing Prabowo di Pilpres mendatang, sekaligus menunjukkan soliditas politik dengan Presiden terpilih.
Dukungan terhadap Prabowo di 2029 juga dinilai rasional mengingat kekuatan politik Prabowo yang masih dominan. Adi menganggap Prabowo sebagai capres 2029 paling kuat dan dipastikan akan menang.
Namun, Adi menilai langkah Jokowi juga bisa dibaca sebagai upaya “testing the water” untuk melihat sikap Partai Gerindra terkait langkap politik ke depan, termasuk jika Gibran tidak kembali berpasangan dengan Prabowo.
Sementara itu, Analis Politik Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan, menilai dukungan Jokowi juga bertujuan mengamankan posisi Gibran di pemerintahan.
“Dukungan Jokowi terhadap Prabowo-Gibran dua periode merupakan sinyal politik untuk mengamankan Gibran di pemerintahan,” katanya.
Hasyibulloh menilai usia dan pengalaman politik Gibran masih membutuhkan penguatan.
Berita Terkait
-
Ada Apa di Balik Ngototnya Jokowi Suarakan Prabowo-Gibran Dua Periode?
-
Prabowo Lantik Wamenkeu Baru Sore Ini, Siapa Pantas Gantikan Thomas?
-
Kekayaan Jokowi dan Sri Mulyani yang Namanya Muncul di Epstein Files
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Usut Kasus Korupsi Rumah Jabatan, KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Hari Ini
-
70 Anak Indonesia Terpapar Komunitas Kekerasan TCC, Komisi X DPR: Tentu Ini Jadi Persoalan Serius
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas