SUARA GARUT - Termasyhur dengan kekayaan tanaman rempah-rempah nya, tanah Nusantara kerap membuat bangsa Eropa ngiler sejak zaman dahulu kala.
Para nenek moyang kita dulu, menjadikan berbagai tanaman rempah-rempah sebagai racikan jamu untuk kebutuhan obat yang cukup mujarab hingga menjaga kesehatan.
Tak heran, eksistensi jamu dengan racikan tanaman rempahnya ditenggarai telah ada sejak zaman kerajaan Majapahit.
Racikan jamu berbahan baku tanaman rempah-rempah ini telah terbukti membersamai kesehatan masyarakat di tanah air sejak dahulu kala hingga kini.
Fakta tersebut bahkan dituangkan dalam sebuah prasasti 'Madhawapura' peninggalan Kerajaan Majapahit.
Seperti diungkap dalam buku 'Sukini' terbitan tahun 2018, yang menyebutkan, bahwa ada profesi bernama 'acaraki' ia adalah profesi khusus bagi pembuat jamu.
Catatan tersebut menjadi bukti sahih, bahwa masyarakat di zaman Jawa Kuno telah mengenal jamu tradisional sebagai produk unggulan untuk bidang kesehatan.
Berbagai tanaman rempah-rempah yang diracik menjadi ramuan jamu ini begitu diyakini mampu menangkal, bahkan menyembuhkan bermacam penyakit.
Masyarakat di zaman Kerajaan Majapahit sekitar tahun 1035-1400 Masehi memiliki tradisi menanam rempah-rempah di pekarangan rumah atau di hutan hutan.
Baca Juga: Link Nonton Elemental Forces of Nature Sub Indo Full Movie Cek di Sini
Khasiat ramuan jamu berbahan baku rempah-rempah terbukti tak lekang ditelan zaman sekian abad lamanya.
Berikut ini ada 8 tanaman rempah-rempah yang bisa digunakan untuk racikan jamu dengan khasiat cukup dahsyat:
1. Kunyit Asam
Kunyit dan asam, memiliki rasa manis disertai asam. Racikan jamu kunyit asam isipeecaya bisa meningkatkan kesehatan bagi anak anak.
2. Beras Kencur
Racikan beras dan kencur, memiliki rasa sedikit pedas. Ramuan ini sangat baik untuk kesehatan usia remaja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
AMORA Special Offer dari BRI, Nasabah Bisa Raih Reward Tunai hingga 12 Persen
-
Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat
-
Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo
-
Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya
-
Ketua Umum TP PKK Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Bantuan untuk Siswa dan Guru di Biak Numfor