SUARA GARUT - Insan sepakbola di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyayangkan adanya kesepakatan yang diduga akan menjadikan lapangan sepakbola, atau alun alun Kecamatan Cisurupan menjadi lahan parkir.
Insan sepakbola menyayangkan hal itu, setelah beredar di media sosial Berita Acara tertanggal 24 Agustus 2023 berisi kesepakatan hasil musyawarah yang ditandatangani beberapa pihak yang menjadi peserta musyawarah.
Diantaranya ada 3 kepala desa (Kades) yang ada di wilayah Cisurupan, BPD, PT. Ail, perwakilan masyarakat dari 2 desa, Bumdes, dan perwakilan Kompepar, serta pihak lainnya
Dalam berita acara itu disebutkan alasan alun alun dijadikan lahan parkir sementara, dikarenakan tengah dilakukan betonisasi jalan menuju objek wisata kawah Papandayan.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Garut, Satria Budi, mengaku tahu rencana tersebut, namun pihaknya tak memiliki kewenangan apapun terkait rencana tersebut.
"Saya mendengar rencana tersebut, dan saya koordinasikan dengan pihak UPT (Dishub) ternyata itu bukan milik kita. Sementara ini kewenangan kita, parkir itu hanya di badan jalan,dan di parkir khusus" katanya.
Ia juga menyebutkan, setelah diklarifikasi lahan tersebut bukan aset milih Dishub.
"Entah itu milik desa, atau milik Pemda. Kalau milik desa, maka kewenangannya ada di desa," ujarnya.
Ia sendiri mengaku, tak pernah mengeluarkan surat rekomendasi terkait rencana tersebut , karena di luar kewenangannya.
Baca Juga: Pertama Kali Hadapi Laga Klasik Persib vs Persija, Levy Madinda Siap Fight
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Ibu dan Balita Tewas Ditabrak Truk Fuso di Lampung Utara
-
12 Promo Skincare Indomaret, Diskon Besar Harga Mulai Rp6 Ribuan
-
Bocoran iPhone 18: Apple Disebut Tunda Peluncuran, Spesifikasi Bakal Dipangkas?
-
Apakah Marina SPF 30 Bisa Bikin Kulit Cerah? Segini Harganya di Indomaret dan Alfamart
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Skandal 'Absen Bodong' Guncang Brebes! 3.000 ASN Terancam Sanksi Berat, Pangkat Bisa Diturunkan