SUARA GARUT - Film horor terbaru berlabel "Susuk Kutukan Kecantikan" yang dibintangi Hana Malasan yang berperan sebagai laras, .Jourdy Pranata sebagai Arman, Muhammad Khan sebagai Prasetyo dan Ersya Aurelia sebagai Ayu dan sederet aktris dan aktor lainnya itu mampu menghadirkan ketegangan luar biasa.
Tak heran jika dalam 2 hari penayangan film yang dipersembahkan Visinema Pictures bekerjasama dengan Legacy Pictures dan Visionari Capital Film Fund, dan diproduksi oleh rumah produksi GoodWork, “Susuk: Kutukan Kecantikan” mampu menyedot hingga 110 ribu lebih penonton.
Seperti halnya penayangan tanggal 3 September Garut XXI kabupaten Garut, Jawa Barat pada pukul 16.35 dan 18.30 kursi yang tersedia nyaris penuh, padahal sebelumnya diperkirakan hanya akan dihadiri sekitar 80 penonton, namu faktanya lebih dari 150 penonton.
Ketegangan yang dialami seluruh penonton dari awal pemutaran hingga akhir penayangan, seolah sirna sebab 3 pemeran utama Susuk Kutukan Kecantikan yakni itu langsung menyapa penonton seiring dinyalakannya lampu bioskop Ersya Aurelia, Jourdy Pranata, dan Muhammad Khan menjadi penutup roadshow teror Susuk yang berjalan di tujuh kota.
Film “Susuk : Kutukan Kecantikan” mengangkat cerita tentang Laras yang ingin berhenti dari pekerjaannya sebagai PSK dan memperbaiki hubungan dengan adiknya, AYU. Namun, sebuah kecelakaan membuat Laras ditolak oleh kematian dan terus terjebak dalam sakaratul maut. Tubuh Laras terus hidup, namun badannya mulai membusuk seperti mayat.
Ditemani oleh Arman, Ayu pun mencari berbagai cara untuk menyembuhkan Laras. Dengan mendatangi Damar (Whani Dharmawan) seorang kepala desa yang membantu Laras dan Ayu setelah orang tua mereka meninggal, Ustad Rahmat (M.N. Qomaruddin), pemuka agama yang mengerti efek susuk yang terus memburuk.
Hingga akhirnya meminta bantuan dari Prasetyo (Muhammad Khan), seorang dukun. Tapi ternyata susuk di tubuh Laras bukanlah susuk biasa, tubuh Laras semakin membusuk dan menciptakan teror bagi Ayu, Arman, dan bahkan Warga Desa.
Kuatnya jin atau iblis yang ada pada susuk itu membuat petaka bagi sang ustad dan dukun yang mencoba membuang puluhan susuk kecantikan dari tubuh laras, bahkan Arman pun menjadi korban ketiga dari kebiadaban iblis yang ada di tubuh laras.
Tak cukup sampai di situ, akibat Susuk Kutukan Kecantikan itu, Damar pun menjadi korban pembunuhan warga yang tidak sepaham dengan sikap Damar yang melindungi Laras. Pembunuh Damar pun terbunuh karena ditabrak Arman dengan mobil Taxi nya, karena berusaha akan membunuh Ayu dan Arma
Baca Juga: Hubungan Maxime Bouttier dan Luna Maya Kian Romantis, Ini Kata Peramal Terkait Hubungan Kedepannya
Sad ending film Susuk Kutukan Kecantikan ini membuat banyak penonton menangisi Ayu yang hidupnya tinggal sebatang kara setelah berjuang keras menyembuhkan laras dengan berbagai cara tanpa membuahkan hasil. Bahkan orang orang terdekatnya pun mengalami nasib naas.
Film “Susuk: Kutukan Kecantikan” disutradarai oleh sutradara perempuan yang berpengalaman dalam film horor, Ginanti Rona. Sedangkan Ridla An-Nuur dan Novi Hanabi duduk di kursi Produserdan. Untuk ide cerita dan skenario ditulis oleh Husein M. Atmodjo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic
-
Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya
-
Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang
-
Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan
-
Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia
-
Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut