SUARA GARUT - Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam blak-blakan tentang sedikitnya gaji yang ia terima ketika berkarir di klub Korea Selatan. Bahkan diakuinya sampai susah bayar cicilan rumah.
Asnawi Mangkualam Bahar merupakan pesepakbola asal Indonesia yang tentu dikenal masyarakat. Apalagi kini kapten Timnas itu melanjutkan karir sepakbola di luar negeri, yakni Korea Selatan.
Namun siapa sangka, ternyata nominal gaji yang ia terima di Korea Selatan tidak sebesar ketika bermain untuk klub Indonesia.
"Kalau di Indonesia 100, di Korea sekitar 30 atau 20," ungkap Asnawi menerangkan perbandingan gajinya saat bermain di PSM Makassar dan di Ansan Greeners, dikuitip dari YouTube Sport77 Official, pada Sabtu 16 September 2023.
Ternyata tawaran untuk bermain di Korea Selatan itu disebut Asnawi berasal dari pelatih kiper Timnas Indonesia, Yoo Jae-hoon.
Namun Yoo Jae-hoon sempat menanyakan kembali apakah Asnawi Mangkualam serius untuk berkarir di Korea dengan gaji minim tersebut, terlebih gaji yang diterimanya di PSM Makassar cukup tinggi.
"Emang mau, gajinya segini," beber Asnawi mengulang peringatan Yoo. "Iya enggak apa-apa. Dari pada di sini, liganya enggak ada dan gaji dipotong 75 persen," ungkap Asnawi.
Perjalanan karir menuju Korea Selatan juga ternyata tidak mulus. Asnawi Mangkualam bahkan menyebut sempat cekcok dengan orang tuanya masalah gaji tersebut. Apalagi saat itu dirinya memiliki cicilan rumah yang perlu dibayar.
“Haji Bahar (Ayah Asnawi) tidak setuju. Saya bilang beri saya waktu dua tahun, kalau gaji saya tidak naik, saya akan kembali ke Indonesia. Kalau saya tidak mendapat kontrak bagus berarti harga tidak naik mulai sekarang. seterusnya, saya akan kembali ke Indonesia,” beber Asnawi.
Baca Juga: Inara Rusli Cium Tangan Saat di Persidangan, Eva Manurung: Biasa Saja, Gausah Pencitraan
"Gaji turun banyak, cicilan juga banyak, mau dibayar dengan apa," lanjut Asnawi menirukan ucapan ayahnya. “Minta penundaan, saya tunda setahun. Tahun ini tidak ada pembayaran,” ujar Asnawi.
Dua tahun berkarir di Korea Selatan, kini Asnawi membela klub Jeonnam Dragons dan sering mendapat tempat sebagai pemain reguler di Liga 2 Korea.
Selain itu pengalamannya di Korea Selatan membuat Asnawi Mangkualam menjadi idola baru di dunia sepakbola tanah air dan mengemban tanggung jawab sebagai kapten Timnas Indonesia senior. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan