/
Minggu, 17 September 2023 | 12:05 WIB
Asnawi Mangkualam ketika berduel dengan penyerang Argentina, Garnacho. (foto suara com)

SUARA GARUT - Asnawi Mangkualam Bahar membeberkan alasannya tetap terbang untuk berkarir di Korea Selatan meski gaji yang diterima sedikit daripada klub Indonesia. 

Asnawi Mangkualam sendiri merupakan pesepakbola nasional yang mengemban ban kapten Timnas Indonesia era pelatih Shin Tae yong

Penunjukan sebagai kapten ini tentu bukan tanpa alasan, dimana kemampuan Asnawi di lapangan hijau memang cukup mumpuni. 

Sebagai salah satu pemain yang mengambil kesempatan bergabung dengan klub luar negeri, Jeonnam Dragons, Asnawi menyebut bahwa besaran gaji pesepakbola di Korea lebih sedikit. 

"misal di Indonesia 100, di Korea 20 atau 30," kata Asnawi Mangkualam, ketika diundang dalam podcast Sport77 Official di YouTube dikutip garut.suara.com pada Minggu 17 September 2023. 

Menurut Asnawi, nominal gaji ini memang menjadi salah satu alasan banyak pemain lain urung pergi berkarir di luar negeri. Apalagi perbedaannya bisa mencapai 70 persen. 

"Pemain Indonesia kan memang sangat sulit buat dapat kesempatan bisa bermain ke luar. Ada yang dapat kesempatan cuman ya masalah gaji atau dan lain-lain yang gak cocok," ujar Asnawi Mangkualam. 

Asnawi juga mengaku sempat diingatkan Shin Tae yong soal masalah gaji tersebut, namun tidak mengurungkan niatnya untuk mengambil kesempatan berkarir di luar negeri. 

"Makanya coach Shin (Tae-yong) juga nelepon terus tanya 'emang yakin mau pergi ke sana gajinya segini'," ungkap Asnawi. 

Baca Juga: Eva Manurung Sindir Perilaku Inara Rusli Kepada Febby Carol: Kalau Betul dari Hati, Terima Kasih

"Nggak ada mikir-mikir soal gaji. Langsung aja tanya bang Gabriel, langsung berangkat (ke Korea Selatam," katanya. 

Keputusan Asnawi Mangkualam untuk berkarir di luar negeri itu pun akhirnya membuahkan hasil. Kini kualitasnya meningkat dan mampu tampil baik hingga ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia. 

Asnawi juga berpesan kepada talenta muda lainnya di Indonesia untuk bisa berkarir di luar negeri jika ada kesempatan dan jangan terpaku pada nominal gaji untuk mendapat pengalaman lebih banyak. (*)

Load More