SUARA GARUT— Jagat media sosial tanah air dibuat heboh dengan adanya penjarahan yang dilakukan sekelompok atau kawanan pemuda terhadap kendaraan yang melintas saat siang bolong.
Dalam video yang beredar di media sosial, nampak perekam video yang berada di dalam sebuah bus mengabadikan aksi penjarahan yang biasa disebut 'bajing loncat'.
Aksi 'bajing luncat' itu diketahui terjadi di salah satu ruas jalan di Kota Cilegon, Banten. Saat itu bus yang tengah melintas di ruas jalan tersebut berjalan tak terlalu cepat.
Pasalnya, tepat di depan bus yang ditumpangi perekam bus itu terdapat sebuh truk bermuatan logistik yang ditutupi terpal. Namun, di antara bus dan truk nampak dua orang pemuda berboncengan menggunakan motor tidak memakai helm.
Satu di antaranya menutupi hidung dan mulutnya dengan kain. Tak lama, dari arah samping belakang muncul satu sepeda motor lagi yang ditumpangi dua orang pemuda.
Motor itu menyalip bus yang ditumpangi perekam video. Ternyata kempat pemuda itu merupakan komplotan aksi 'bajing loncat' atau penjarah yang berulah di keramaian di kawasan tersebut.
Motor pertama pun terus mendekati dan menempel bagian belakang truk yang diketahui berasal dari Lampung itu.
Tak lama, pemuda berkaos kuning yang dibonceng di motor pertama berdiri di motor dan naik dengan cara sedikit memanjat ke truk tersebut. Ia tampak merobek terpal penutup barang dan masuk ke bak truk itu.
Tak berselang lama, rekannya yang lain dibonceng di motor kedua ikut masuk dan menyusul pemuda pertama yang sudah terlebih dahulu masuk ke bak truk yang ditutupi terpal yang dirobek tadi.
Baca Juga: Nyaris 2 Pekan Krisis Air Bersih, Warga Perum Griya Pamoyanan Garut Keluhkan Pelayanan PDAM
Semenjak kedua motor itu muncul, sebenarnya sopir bus langsung membunyikan klakson telolet basuri dengan maksud memberi kode kepada pengemudi truk dan warga sekitar bahwa ada aksi 'bajing loncat'.
Namun, sayangnya baik sopir maupun warga sekitar tidak menyadari atau bahkan tak memahami maksud dari sopir bus yang membunyikan klakson telolet basuri itu.
Pengendara lain pun nampaknya tak menyadari ada aksi 'bajing loncat' terhadap truk tadi. Selain itu, kedua motor yang ditumpangi empat pemuda pelaku aksi 'bajing loncat' tersebut juga menutupi plat nomornya yang diduga untuk menghilangkan jejak aksi mereka.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti kapan waktu terjadinya aksi penjarahan 'bajing loncat' yang dilakukan kawanan pemuda di salah satu ruas jalan di Kota Cilegon tersebut. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet