SUARA GARUT - Menurut kepercayaan kuno, garis-garis yang ada pada telapak tangan, bisa menunjukkan karakter, sifat dan gambaran masa depan pemiliknya.
Yang menarik, walau "ilmu" tersebut berasal dari kepercayaan kuno, tepatnya kepercayaan rakyat Tiongkok yang menyebar ke sejumlah negara, tetapi faktanya, "ilmu" itu tetap hidup sampai sekarang.
Bahkan tak sedikit yang masih mempercayai "kebenarannya" hingga sekarang.
Nah tanpa bermaksud mengajak untuk mempercayai "ilmu" tersebut, berikut ini akan disajikan beberapa gambaran garis tangan berikut karakter, sifat dan prediksi masa depan pemiliknya.
Jika penasaran, kamu bisa melihat gambar yang ada dalam artikel ini, kemudian disamakan dengan garis tangan yang dimiliki, setelah itu lihat penjelasannya.
Dikutip dari webada.com, garis tangan itu pada umumnya bisa dikelompokkan menjadi empa jalur.
Jalur A
Yang pertama dimulai di bawah jari tengah atau tengah. Pemiliknya biasanya adalah pemimpin bawaan, yang mempunyai ambisi dan dapat berfungsi secara mandiri.
Mereka membuat keputusan yang baik dan benar ketika menilai orang lain. Kepribadiannya dingin.
Baca Juga: Ingin Penjarakan Gege Fransiska, Ayu Aulia Sengaja Tak Melawan Dihajar di Restoran
Jalur B
Jalur ini dimulai antara jari tengah dan jari telunjuk.
Pemiliknya biasanya baik hati, berhati-hati dan penyayang terhadap orang lain, serta selalu mengedepankan akal sehat saat mengambil keputusan.
Jalur C
Bagi mereka yang garis hatinya dimulai di bawah jari telunjuk, mirip dengan huruf A, biasanya dilahirkan untuk menjadi pemimpin, ambisius, cerdas, dan mandiri.
Dia selalu membuat keputusan yang baik dan benar ketika menilai orang lain. Tetapi Kepribadiannya dingin.
Jalur D
Jika garis hati diawali antara jari telunjuk dan ibu jari, pemilikinya biasanya sangat sabar, protektif terhadap orang lain, dan biasanya beritikad baik dan berhati besar.
Demikianlah. Tetapi harus dicatat bahwa artikel ini hanya bersifat hiburan dan tidak mengajak pembaca untuk mempercayai gambaran berdasarkan garis tangan tersebut. (*)
Berita Terkait
-
ILUSI OPTIK : Elemen Pertama Kali Dilihat akan Ungkap Apakah Kamu Mudah Tertipu atau Pemikir Kreatif
-
10 Karakter Pria yang Ikonik di Series Indonesia, Ada Favoritmu?
-
Mengenal 11 Karakter dalam Drama 'Twinkling Watermelon' di Episode Perdana
-
3 Karakter Hewan Antropomorfik Paling Imut di Anime, Mana Favoritmu?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan