SUARA GARUT - Kasus perundungan atau bullying sekarang makin banyak muncul ke permukaan dalam ragam bentuk dari yang ringan, sedang dan berat hingga menyebabkan luka baik pisik, maupun psikis. Bahkan tak jarang menimbulkan kematian pada si korban.
"Bullying itu persepsi ya bisa bermacam macam ya. Menurut saya kalau itu tidak membahayakan jiwa, tidak membahayakan pisik, ataupun mental si anak, sebetulnya mungkin tahun '70,'80 dan' 90 terbiasa ya dengan bullying seperti itu. Kalau anak sekarang dibilang gemuk, bilangnya di-bully, dikatain item bilangnya di-bully, kalau dulu mah enggak, " katanya.
dr. Hany yang juga calon legislatif DPRRI Dapil Garut dan Tasik itu, mengatakan, bullying dalam agama Islam emang tidak diperbolehkan.
"Ketika Siti Aisyah mengatakan si "Hitam Pendek" oleh Rosululloh ditegur. Berarti mudah mudahan si anak lebih peka terhadap ajaran agama, bukan lebih sensitif, " katanya.
Caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Garut ini mengingatkan, orangtua agar memberikan pemahaman kepada anak anaknya supaya tidak melakukan bullying
"Tapi kalau anak kita jadi korban, kita ambil hikmahnya, supaya lebih menguatkan mental kita selaku orang tua dan anak anak kita. Saya juga melakukan hal itu, ketika anak saya bercerita diberikan dibegitukan oleh temannya, saya tidak menyalahkan teman temannya, kita harus punya benteng, " katanya.
Ditanya perihal kaitan kemajuan teknologi digital dengan maraknya bullying saat ini, Hani yang juga istri Wakil Bupati Garut, Dr. Helmi Budiman itu, menyebutkan, kalau kemajuan teknologi digital itu hanya sarana saja. Sebab sejarah manusia dari tahun ke tahun sama saja media, atau sarana dan prasarana ya berbeda beda. (*).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai