Tim Korsel hanya mampu meraih satu poin di laga perdana Piala Dunia 2022. Melawan Uruguay di grup H, tim berjuluk Taegeuk Warriors imbang tanpa gol di Education City Stadium.
Mantan pelatih Korsel di Piala Dunia 2018, Shin Tae-yong punya analisis tersendiri pada penampilan Son Heung-min di Qatar 2022.
Menurut pelatih Timnas Indonesia itu, yang menjadi sulit untuk tim saat tampil di Piala Dunia ialah alami kekalahan pada laga perdana.
Hasil buruk ini yang didapat Shin Tae-yong saat melatih Korsel di Piala Dunia 2018.
"Saya ingin mengatakan bahwa Anda harus melakukan yang terbaik di pertandingan pertama. Jika Anda melakukannya dengan baik di pertandingan pertama, itu akan sangat mudah," ucapnya seperti dilansir dari chosun.com.
"Sejujurnya, hal itu sulit kami lakukan (Piala Dunia 2018), kami kalah di match pertama. Jika di match pertama kalah, itu sangat merugikan," jelasnya.
Disampaikan oleh Shin Tae-yong, saat ini kondisi Korsel sangat tergantung pada Son Heung-min. Nahasnya pemain Tottenham Hotspur itu juga masih alami cedera.
"Jika melihat dari sudut pandang pelatih Paulo Bento, dapat dikatakan plan A sulit. Son Heung-min ialah setengah dari kekuatan Korsel," jelasnya,
"Tidak ada pemain yang bisa menggantikan Son. Dilihat dari sisi pemain. Bahkan jika ia berlari dengan kondisi topeng di wajah itu sangat mengkhawatirkan,"
Baca Juga: Kisah Ironis Timnas Qatar: Negara Pertama yang Lolos dan Tersingkir di Piala Dunia 2022
Karenanya kata Shin Tae-yong harus ada motivasi kuat dari semua pemain bahwa mereka mampu memberikan perjuangan total di Piala Dunia 2022.
"Para pemain harus mendapat motivasi agar bisa melakukan yang terbaik. Tak hanya 11 pemain yang memiliki motivasi kuat, namun untuk semua anggota tim. Ada banyak pemain yang berpengalaman dan bermain di Piala Dunia Rusia,"
"Saya harap Anda (pemain Korsel) datang ke Piala Dunia tanpa penyesalan. Anda hanya perlu menunjukkan penampilan yang tidak Anda sesali, ayo semangat," jelasnya.
Berita Terkait
-
Raphael Varane Siap Tempur, Kabar Gembira untuk Prancis Jelang Hadapi Denmark di Piala Dunia 2022
-
Cristiano Ronaldo Garuk-garuk Selangkangan Abis Itu Langsung Ngunyah, Warganet Kaget: Sempak Ada Kantongnya?
-
Hasil Piala Dunia 2022: Bungkam Tunisia Satu Gol Tanpa Balas, Australia Buka Peluang ke Fase Gugur
-
Kisah Ironis Timnas Qatar: Negara Pertama yang Lolos dan Tersingkir di Piala Dunia 2022
-
Polandia vs Arab Saudi, Czeslaw Michniewicz Pastikan Robert Lewandowski Cs Siap Tempur
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! 7 Daftar Sepeda Budget Pelajar Kualitas Juara untuk Olahraga Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib