Final kepagian bakal tersaji di lanjutan pertandingan grup neraka Piala Dunia 2022, grup E antara Spanyol vs Jerman. Pertandingan Spanyol vs Jerman akan berlangsung di Al Bayt Stadium, Al Khor, Senin (28/11) dinihari WIB.
Bagi Jerman, tak ada kata lain selain meraih kemenangan atas Spanyol. Pada pertandingan pertama grup E, di luar dugaan, tim Panser menyerah 1-2 dari Jepang.
Kekalahan yang membuat posisi Jerman sangat terjepit di grup E. Jika kalah lagi atas Spanyol, maka Jerman akan petaka di Piala Dunia 2018, gagal lolos dari babak fase grup.
Kritik tajam pun dialamatkan untuk Manuel Neuer dkk. Mereka dianggap tak fokus pada pertandingan Piala Dunia 2022.
Hal ini lantaran skuat Jerman lebih banyak membicarakan soal faktor non teknis seperti soal penggunaan ban kapten pelangi.
Pelatih Jerman, Hansi Flick di konfrensi pers jelang melawan Spanyol mengaku bahwa ia masih sangat yakin anak asuhnya bisa mengalahkan Spanyol.
"Ini akan dijawab pada hari Minggu. Besok adalah final pertama bagi kami di Piala Dunia tahun ini. Itulah intinya. Kami akan mencega semaksimal mungkin agar tidak tersingkir," ucap Flick.
Pertahanan Jerman sangat rapuh saat melawan Jepang. Menghadapi pemain muda Spanyol, Flick punya pekerjaan rumah di sektor tersebut. Namun kata eks pelatih Bayern Munich itu, hal tersebut tidak akan terulang lagi melawan Spanyol.
"Bagi saya fokusnya saat ini pada sepak bola. Saya yakin dengan gagasan tentang bagaimana kami bermain. Jika kami tidak total, maka kami memberi ruang bagi lawan. Kami melakukan kesalahan itu saat melawan Jepang. Kekalahan seperti itu sangat pahit dan harusnya bisa dihindari," jelasnya.
Baca Juga: Gegap Gempita Warga Ambon Rayakan Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2022: Vamos La Albiceleste!
Sementara itu di sisi lain, skuat Spanyol tengah on fire. Gilas Kosta Rika dengan 0-7, La Furia Roja di atas kertas berpeluang untuk menang atas Jerman.
Pelatih Spanyol, Luis Enrique akan kembali menempatkan superstar, Gavi sebagai pendobrak lini belakang Jerman. Menurut Enirque, Gavi ialah pembawa era baru di sepak bola modern.
"Dia bisa menandai munculnya era baru di sepak bola. Mungkin saya tidak menyangka bisa melihat versi terbaik tim ini. Mereka begitu kuat di laga debut. Sangat menyenangkan melihat pemain tampil seperti itu," jelasnya.
Meski berada di atas angin, Enrique tak mau sesumbar. Ia pun tak ingin anaknya besar kepala. Ditegaskan oleh Enrique bahwa Jerman merupakan tim yang mirip dengan Spanyol.
"Jerman adalah tim yang selalu bermain menyerang," ucapnya.
"Mereka adalah tim yang selalu berusaha menguasai bola, menekan, mereka adalah tim yang bermain paling mirip Spanyol dalam arti mereka ingin mengontrol dan mendominasi permainan," tambahnya.
Berita Terkait
-
Jerman Bisa Kalahkan Spanyol di Fase Grup E Piala Dunia 2022, Salah Satunya Rekor Pertemuan
-
Siapa Piotr Zielinski? Pahlawan Polandia di Piala Dunia 2022 Ternyata Punya Panti Asuhan
-
Gegap Gempita Warga Ambon Rayakan Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2022: Vamos La Albiceleste!
-
Lolos ke 16 Besar, Timnas Prancis Akhiri Kutukan Juara Bertahan di Piala Dunia
-
Pemain Arab Saudi Gagal Eksekusi Penalti Saat Lawan Polandia, Grogi Jadi Penyebabnya?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim