Tidak seperti pemain lain yang biasanya mendatangi pasangannya begitu tim meraih kemenangan, Achraf Hakimi memilih untuk mendatangi seorang wanita tua berhijab metalik usai pertandingan Belgia vs Maroko pada matchday kedua grup F Piala Dunia 2022, Minggu (27/11).
Hakimi lantas memberikan kecupan di kening wanita berhijab metalik tersebut. Mendapat kecupan dari Hakimi, tampak air mata mengembang terlihat di wajah wanita tua itu.
Ia pun membalas dengan mencium pipi dari pemain PSG tersebut. Adegan ini begitu menguras air mata. Diketahui wanita tua berhijab metalik itu ialah Saida Mouh.
Wanita tua ini di mata Hakimi adalah wanita tercantik di dunia. Saidah ialah ibunda dari Hakimi. Buat Hakimi, Saidah adalah segalanya.
Penghargaan besar diberikan Hakimi kepada Saidah yang banting tulang demi bisa mewujudkan mimpi pemain 24 tahun itu. Ya, Hakimi mengatakan ia berlatar belakang keluarga miskin, menjadi pesepak bola hanya mimpi baginya.
"Bahwa saya berlatih dan bermain sepak bola adalah mimpi bagi saya dan pengorbanan mereka (orang tua)," ucap Hakimi seperti dilansir dari depor.com
Sadia Mouh adalah wanita asli Maroko. Ia menikah dengan seorang pria bernama Hassan Hakimi. Dari pernikahan itu lahir dua anak laki-laki, Nabil dan Achraf, serta satu anak perempuan, Quidad.
Meski asli Maroko, Sadia dan suaminya ternyata kelahiran Madrid, Spanyol. Hassan adalah kekasih Sadia sejak muda.
Meski hidup dengan segela keterbatasan, cinta dan kasih sayang begitu besar diantara Saidah dan Hassan.
Baca Juga: Ivan Zamorano Jagokan Spanyol ke Final Piala Dunia 2022, Lawannya Tim dari Amerika, Siapa?
Tiap harinya Saidah bangun pagi dan membersihkan rumah serta menyiapkan segala kebutuhan untuk suami dan anak-anaknya.
Sementara Hassan, berkeliling di jalanan Maroko untuk menawarkan produk. Hassan berprofesi sebagai salesman keliling.
"Ibuku membersihkan rumah, ayah saya adalah seorang salesman keliling," ucap Hakimi.
Perjuangan berat dilalui pasangan suami istri ini. Saat kehidupan di Maroko tak banyak membuat perubahan, keduanya memutuskan untuk pindah ke Spanyol.
Mereka berharap saat di Spanyol, kehidupan ekonomi mereka lebih baik. Namun kenyataan tak seindah harapan. Saidah dan Hassan lebih berat berjuang di Spanyol.
Di Spanyol, Hassan alih profesi menjadi pedagang kaki lima sementara Saidah demi membantu keuangan suami bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).
Berita Terkait
-
Arab Saudi Berjanji Berjuang Sampai Titik Darah Penghabisan Melawan Meksiko di Piala Dunia
-
Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini, Ada Duel Brasil vs Swiss dan Portugal vs Uruguay
-
Link Live Streaming Kamerun vs Serbia, Bisa Nonton di HP dan Laptop
-
Bikin Mewek! Achraf Hakimi Cium Kening Ibunda Pasca Kemenangan Maroko, Kylian Mbappe Bereaksi
-
5 Potret Ulang Tahun Pertama Rayyanza, Usung Konsep Piala Dunia 2022 Hingga Pesta Taman
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa