Bintang timnas Belgia, Eden Hazard mengatakan kepada Jerman bahwa mereka seharusnya fokus pada sepak bola daripada “pesan politik” kalah dari Jepang.
Diketahui para pemain Jerman menutup mulut mereka saat melakukan foto tim di pertandingan melawan Jepang.
Gestur menutup mulut dilakukan para pemain sebagai bentuk protes karena harus dibungkam untuk tidak mengenakan ban kapten pelangi selama Piala Dunia 2022 berlangsung.
Aksi tersebut mendapat pujian dari berbagai elemen sepak bola. Namun demikian, sepertinya tidak untuk Eden Hazard.
"Gestur Jerman? Mereka akan melakukan lebih baik jika mereka tidak melakukannya dan mencoba untuk menang," ujar Hazard, dikutip dari The Sun, Senin (28/11/2022).
Hazard pun menegaskan, tim yang datang ke Piala Dunia 2022 untuk bermain sepak bola.
"Kami di sini untuk bermain sepak bola, saya di sini bukan untuk menyampaikan pesan politik," terang Hazard.
Apa yang dikatakan mantan pemain Chelsea tersebut rupanya turut disambut bintang Swiss, Granit Xhaka yang setuju dengan pernyataan Hazard.
"Saya pikir kami tidak perlu melakukan apa pun sebagai tim Swiss. Kami harus menghormati aturan dan berkonsentrasi pada sepak bola kami, hanya itu yang ingin saya lakukan. Kami di sini untuk bermain sepak bola dan tidak membagikan pelajaran kepada siapa pun," kata gelandang Arsenal tersebut.
Baca Juga: Jurgen Klinsmann Pesimistis Hansi Flick Bisa Bawa Jerman Juara Piala Dunia 2022
Aksi para pemain Jerman saat menghadapi Jepang memang banyak menuai pujian karena berani menyampaikan kritik terhadap larangan yang dibuat FIFA. Namun hasil akhir pertandngan tersebut berkata lain, Jerman harus menyerah 1-2 dari Jepang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata