Sebelum matchday kedua grup E Piala Dunia 2022 antara Spanyol vs Jerman, Luis Enrique sempat unggah postingan menyayat hati di akun Instagram miliknya.
Satu hari sebelum pertandingan melawan Jerman, pelatih Spanyol itu mengenang kematian tragis putrinya, Xana pada usia 9 tahun.
Xana, putri Luis Enrique meninggal dunia pada 2019 setelah berjuang melawan penyakit kanker. Tepat di pertandingan melawan Jerman, Xana seharusnya berusia 13 tahun.
"Hari ini adalah hari yang istimewa. Bukan karena kami akan bermain melawan Jerman. Tetapi juga karena putri saya Xana akan berusia 13 tahun," tulis Luis Enrique.
"Cintaku, di mana pun kamu berada, kami selalu mencintaimu," tambah eks pelatih Barcelona itu.
Dalam postingannya, Luis Enrique unggah foto dirinya saat berpose dengan Xana.
Xana Enrique meninggal dunia pada 2019 setelah perjuangan selama lima bulan melawan kanker osteosarcoma, penyakit kanker tulang yang langka.
Saat kematian putrinya, Xana, Luis Enrique saat itu sempat mengundurkan diri sebagai pelatih Spanyol. Ia baru kembali di akhir tahun 2019.
Pertandingan Spanyol vs Jerman sendiri berakir dengan skor imbang 1-1.
Baca Juga: Jurgen Klinsmann Pesimistis Hansi Flick Bisa Bawa Jerman Juara Piala Dunia 2022
Alvaro Morata sempat membuat Spanyol unggul pada menit ke-62. Namun menit ke-83, striker Niclas Füllkrug mampu menyamakan kedudukan.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Serbia vs Kamerun di Lanjutan Piala Dunia 2022
-
Mega Proyek Klub David Beckham: Duetkan Ronaldo dan Lionel Messi, Suarez dan Fabregas Juga Jadi Incaran
-
Kapten Arab Saudi Salman Al Faraj Tinggalkan Piala Dunia 2022 karena Cedera Parah
-
5 Fakta Menarik Kapten Timnas Korsel Son Heung-min yang Bertopeng, Pernah Pacaran dengan Jisoo BLACKPINK?
-
Prediksi Portugal vs Uruguay di Grup H Piala Dunia 2022: Ujian Berat La Celeste
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator