Kiper timnas Kamerun Andre Onana akhirnya buka suara setelah harus menerima kenyataan dipulangkan lebih cepat oleh sang pelatih, Rigobert Song.
Menurutnya pelatih tidak suka dengan gaya bermainnya yang lebih memilih membangun serangan dari bawah dengan memainkan bola-bola pendek.
Pelatih lebih menginginkan kiper dapat mengirim bola langsung ke depan dengan cepat.
"Kemarin saya tidak diizinkan berada di lapangan untuk membantu Kamerun, seperti yang selalu saya lakukan, untuk mencapai tujuan tim," tulis Onana, dikutip dari Marca, Rabu (30/11/2022).
Meski demikian, Onana mengaku tetap menghormati segala keputusan yang diambil pelatih timnas Kamerun. Dirinya akan tetap mendukung kiprah Kamerun di Qatar.
"Saya selalu menghormati dan mendukung keputusan orang-orang yang bertanggung jawab mengejar kesuksesan untuk Tim dan Negara kita," lanjutnya.
Kabarnya, pemain Inter Milan itu sempat berteriak dan adu argumen dengan Song terkait gaya bermainnya dalam menjaga gawang.
Argumen muncul setelah Song meneriaki sang kiper dalam sesi latihan karena terlalu sering menguasai bola dengan kaki yang dinilai amat beresiko. Sang pelatih ingin kipernya itu bermain dengan gaya lebih konvesional, jangan terlalu berani maju keluar kotak penalti.
Adu argumen dengan penuh emosi pun terjadi. Keduanya tidak bisa didamaikan meski Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun Samuel Eto'o coba menurunkan tensi.
Baca Juga: David Villa : Ronaldo Tidak Menyentuh Bola, Tapi Tanpanya Bola Tidak akan Gol
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Film Antara Mama, Cinta, dan Surga: Tradisi yang Menekan Generasi Muda
-
Pengiriman 21 Kg Sabu ke Jakarta Gagal, 2 Kurir Narkoba Ditangkap di Deli Serdang
-
Purbaya Blacklist Keluarga Dwi Sasetyaningtyas usai Viral Hina RI, Tagih Balik Dana LPDP Plus Bunga
-
Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 23 Februari 2026, Catat Waktu Magrib & Isya
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Ditunda: Tunggu Presiden Pulang