Mantan pemain Manchester United, Patrice Evra menjadi sorotan ketika kedapatan menyukai gambar di media sosial yang memperlihatkan foto Luis Suarez menangis saat Uruguay gagal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Hal ini kembali mengingatkan perseteruan keduanya saat masih sama-sama merumput di Liga Inggris.
Perselisihan antara Suarez dan Evra dimulai pada tahun 2011, saat itu Evra merasa Suarez telah mengucapkan kata-kata rasis terhadapnya pada saat pertandingan Liverpool dan Manchester United.
FA kemudian memutuskan pemain Uruguay itu bersalah atas pelanggaran tersebut, Suarez mendapat ganajaran dilarang bermain selama delapan pertandingan dan denda sejumlah uang.
Saat kedua tim bertemu di musim berikutnya, Suarez kemudian menolak untuk menjabat tangan Evra prapertandingan berlangsung di Old Trafford.
Namun, Evra yang saat itu mencetak gol penentu atas kemenangan Manchester United 2-1 langsung melakukan selebrasi di depan wajah Suarez.
Perseteruan kedua pemain ini sepertinya belum juga usai meski sama-sama tak lagi merumput di Liga Inggris. Hal tersebut terlihat dari reaksi Evra saat melihat unggahan foto Suarez yang sedang menangis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan