Tak ada yang meragukan Pele adalah legenda sepak bola dunia. Ia berkarier selama 21 tahun dan mengukir rekor yang sulit dikejar pemain lain, salah satunya meraih tiga gelar juara Piala Dunia.
Pele meraih gelar Piala Dunia edisi 1958, dilanjutkan edisi 1962 dan terakhir Piala Dunia 1970. Pele juga berstatus sebagai pencetak gol terbanyak Brasil sepanjang amsa.
Dilansir dari AS, Pele juga tercatat dalam buku rekor dunia dengan 1279 gol dalam 1363. FIFA pun memberinya anugrah sebagai yang terhebat dari yang terhebat.
Meski meraih tiga gelar Piala Dunia, Pele selama 21 tahun karier di sepak bola ternyata tak pernah satu kali pun meraih gelar Ballon d'Or.
Bagaimana mungkin seorang Pele kalah dari Messi dengan 7 gelar Ballon d'Or dan Cristiano Ronaldo yang punya 5 gelar.
Sekedar informasi, Ballon d'Or merupakan penghargan untuk pesepak bola terbaik di dunia. Penghargaan ini pertama kali diadakan pada 1956 oleh France Football.
Antara 2010 dan 2015, gelar ini kemudian disatukan dengan penghargaan pemain terbaik FIFA yang kemudian dikenal dengan sebutan FIFA Ballon d'Or.
Ironis, Pele tak pernah satu kalipun meraih gelar ini. Lantas apa penyebab Pele tak pernah mendapat gelar tersebut?
Pele menjalani debut untuk Santos bersamaan dengan Ballon d'Or pertama kali digulirkan. Namun awalnya penghargaan ini hanya untuk pemain yang bermain di Eropa.
Baca Juga: Profil Tim 16 Besar Piala Dunia 2022, Australia: Socceroos Butuh Keajaiban!
Setelah habiskan 18 tahun di Santos, Pele kemudian bermain di New York Cosmos. Dari 1995 hingga 2007, hanya sedikit pemain non Eropa yang meraih gelar Ballon d'Or.
Sampai ia pensiun dan tak lagi bermain bola, Pele tak pernah sekalipun meraih gelar ini. Namun O Rei dapat gelar hiburan.
Pele mendapat FIFA Ballon d'Or Prix d'Honneur, sebagai pengakuan dari FIFA atas kontribusi Pele di sepak bola dunia.
Menariknya, France Football pada 2015 sempat membuat penelitian yang menyimpulkan bahwa Pele bisa merai 7 gelar Ballon d'Or selama kariernya.
Berita Terkait
-
Hasil Piala Dunia 2022: Bungkam Amerika Serikat 3-1, Belanda ke Perempat Final!
-
Kondisi Pele Kian Mengkhawatirkan, Kini Dipindahkan ke Ruang Akhir Hayat
-
Hasil Piala Dunia 2022: Gol Depay dan Blind Bawa Belanda Unggul 2-0 atas AS di Babak Pertama
-
Profil Vincent Aboubakar, Kapten Kamerun yang Dikartu Merah usai Jebol Gawang Brasil
-
Beli Hot Dog di Stadion Saat Piala Dunia Qatar, Suporter Ini Syok Lihat Penampakannya: Cerutu atau Mirip Kotoran?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata