Perjuangan tim nasional Maroko, Minggu (11/12) dinihari tadi melawan Portugal di babak perempat final Piala Dunia 2022 patut mendapat apresiasi tinggi.
Sejak lolos ke babak fase grup Piala Dunia 2022, Maroko mendapat dukungan spesial dari publik, utamanya umat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Keberhasilan Maroko lolos ke fase knock out dianggap sebagai perwakilan dunia Islam. Dinihari tadi, saat Maroko melakoni laga melawan Portugal, nonton bareng dilakukan warga di Garut.
Dari video yang diunggah akun Instagram @poros.garut terlihat sejumlah orang tampak menonton laga Maroko kontra Portugal.
Ada yang spesial pada acara nobar tersebut, gema Sholawat Nabi dikumandangkan para penonton.
Di lapangan terbuka, tampak para penonton diduga para santri di salah satu ponpes Garut serius menonton laga Maroko melawan Portugal dari layar besar yang dipasang.
Di sela-sela pertandingan, terdengar suara gema sholawat Nabi dikumandangkan mereka yang menonton bareng.
Video ini pun membuat banyak netizen memberikan komentarnya. "bantuan dari langit," tulis salah satu netizen.
Keberhasilan Maroko, Kebangkitan Dunia Islam
Maroko cetak sejarah untuk pertama kali dalam sejarah lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2022. Melawan Portugal di Al Thumama Stadium, Minggu (11/12), Maroko menang 1-0 lewat gol tunggal Youssef En-Nesyri menit ke-42.
Kemenangan Maroko atas Portugal pun jadi kejutan luar biasa di Piala Dunia 2022. Maroko menjadi tim Afrika pertama yang mampu lolos ke babak semifinal Piala Dunia.
Keberhasilan Singa Atlas tembus babak empat besar, tidak hanya dirayakan pemain dan publik Maroko namun juga pecinta sepak bola di seluruh dunai, tak terkecuali eks pemain Jerman berdarah Turki, Mesut Ozil.
Ozil lewat akun Twitter pribadinya menuliskan kebanggaan atas keberhasilan Maroko maju sampai babak semifinal Piala Dunia 2022.
"Bangga dengan tim yang luas biasa," tulis Mesut Ozil.
Menurut Ozil, capaian Maroko menjadi kebanggaan bagi benua Afrika dan juga umat muslim di seluruh dunia.
"Pencapaian yang luar biasa untuk benua Afrika dan dunia Islam. Senang melihat dongeng seperti ini masih mungkin terjadi di sepak bola modern,"
"Ini akan memberi orang begitu benyaka kekuatan dan harapan," ungkap Mesut Ozil.
Berita Terkait
-
Inggris Dikalahkan Prancis, Gareth Southgate Tak Mau Salahkan Harry Kane
-
Menang Lawan Portugal, Pelatih Maroko Sebut Bukan Keajaiban: Ini Buah Kerja Keras
-
Akhir yang Kurang Menyenangkan bagi Cristiano Ronaldo di Ajang Piala Dunia
-
Ini 3 Kunci Kemenangan Maroko Atas Portugal di Perempat Final Piala Dunia 2022
-
Penyusup Berotot di Laga Argentina vs Belanda Ternyata Punya Situs Porno hingga Berhubungan dengan Wanita Ini
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru