Pihak keluarga Grant Wahl akhirnya buka suara terkait penyebab tewasnya jurnalis asal Amerika Serikat itu saat meliput Piala Dunia 2022.
Grant Wahl meninggal dunia saat meliput pertandingan di babak perempat final Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Belanda.
Grant sempat dibawa ke rumah sakit setelah mendadak pingsan di boks media. Salah satu rekan jurnalis asal Amerika Serikat yang duduk di dekat Grant sempat meminta bantuan saat lihat korban pingsan.
"Ia langsung menerima perawatan medis darurat di lokasi yang kemudian korban dipindahka dengan ambulans ke Rumah Sakit Umum Hamad," kata salah satu panitia penyelenggara Piala Dunia 2022.
"Kami menghubungi kedutaan AS dan otoritas lokal terkait untuk memastikan proses pemulangan jenazah sesuai dengan keinginan keluarga," lanjutnya.
Sementara itu, istri dari Grant Wahl, Dr Celine Gounder mengkonfirmasi bahwa suaminya meninggal disebabkan aneurisma aorta.
Sekedar informasi, aneurisma aorta adalah penyakit yang ditandai dengan penggelembungan di dinding pembuluh darah aorta.
"Otopasi dilakukan oleh kantor Pemeriksa Medis Kota New York," ungkap Celine di blog Wahl seperti dikutip dari sportbible.com
"Tidak ada CPR atau nafas buatan yang akan menyelamatkannya. Kematiannya tidak terkait dnegan Covid. Kematiannya tidak terkait dengan vaksinasi. Tidak ada yang hal jahat dari kematiannya," tambah istri Grant.
Baca Juga: Lagi, Seorang Jurnalis Meninggal Dunia saat Bertugas di Piala Dunia Qatar 2022
Sebelumnya sosok Grant Wahl jadi sorotan publik dengan datang ke Qatar menggunakan kaus pelangi sebagai bentuk dukungan hak LGBTQ. Ia kemudian ditolak masuk ke dalam stadion oleh petugas keamanan stadion.
Grant sempat menuliskan bahwa ia sempat ditahan selama 25 menit di Stadion Ahmed Bin Ali di Al Rayyan, kemudian dilepaskan komandan keamanan.
Kematian Grant di babak perempat final Piala Dunia 2022 timbulkan banyak spekulasi jahat.
Berita Terkait
-
Maroko vs Kroasia, Duel Ulangan 2 Tim Kejutan di Piala Dunia 2022
-
Fans Maroko dan Prancis Ricuh di Jalanan, Lempar Petasan dan Kursi, 1000 Polisi Diterjunkan ke Seluruh Kota
-
Potret Membumi Kylian Mbappe, Duduk Tanpa Alas Bareng Hakimi di Lorong Stadion Piala Dunia 2022
-
Berhadapan dengan Prancis, Langkah Maroko ke Babak Empat Besar Justru Harus Tumbang 0-2
-
Lionel Messi di Puncak! Ini 5 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Piala Dunia
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Cek Fakta: Benarkah Serangan Iran Hancurkan Kilang Israel? Ini Faktanya