/
Sabtu, 17 Desember 2022 | 20:00 WIB
Kelompok Ultra Sayap Kanan di Prancis (ladepeche.fr)

Sejumlah kota di Prancis siaga 1 jelang pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2022 antara Kroasia vs Maroko, Sabtu (17/12) pukul 22:00 WIB serta jelang final Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Prancis, esok hari. 

Melansir dari laporan TF1, sekitar 14ribu aparat kepolisian disiagakan di sejumlah lokasi strategis. Selain itu, sejumlah pemerintah lokal putuskan untuk membatasi transportasi umum. 

Salah satu tempat ikonik di Paris, Prancis, Champs-Élysées dikabarkan saat ini dijaga oleh sekitar 10ribu anggota aparat kepolisian. 

"Selain itu, aparat kepolisian juga akan dikerahkan di Ile-de-France sebanyak 3600 dan 2450 anggota berada di sekitaran Paris," tulis laporan media Prancis tersebut. 

Pengerahan ribuan anggota polisi setelah pihak inteljen mendapat laporan bahwa ada potensi kerusuhan yang disebabkan adanya kelompok sayap kanan.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gérald Darmanin seperti dikutip dari ladepeche.fr mengatakan bahwa kelompok sayap kanan berpotensi untuk memicu kerusuhan dengan mendatangi tempat-tempat yang menjadi titik pendukung Maroko

Salah satu kelompok sayap kanan yang dicurigai bakal memicu kerusuhan di Paris saat laga Maroko vs Kroasia ialah Zouaves Paris. 

Kelompok ini sebenarnya sudah dibubarkan pada Januari 2022 namun sejumlah sempalan masih aktif dan memiliki potensi besar untuk membuat kerusuhan di Paris, Prancis. 

Zouaves Paris merupakan bagian dari Groupe Union Défense (Gud), sebuah organisasi mahasiswa ultra kanan yang aktif pada 1970-an. 

Baca Juga: Pose Khabib Nurmagomedov Bersama Pemain Maroko Jadi Cibiran Media Barat: Itu Tanda ISIS!

Mantan pemimpin kelompok Zouaves Paris ialah Marc de Cacqueray-Valmenier yang ikut melakukan serangan pada rusuh Paris, 14 Desember 2022 usai pertandingan antara Prancis vs Maroko di babak semifinal. 

Load More