/
Minggu, 25 Desember 2022 | 14:12 WIB
Pemain timnas Indonesia (Twitter/@PSSI)

Calon lawan kedua Timnas Indonesia, Brunei menjadi lumbung gol di Piala AFF 2022. Di dua pertandingan yang dilakoni oleh anak asuh Mario Rivera, mereka kebobolan 10 gol. 

Pada pertandingan pertama, Brunei dicukur Thailand dengan lima gol tanpa balas. Lalu di laga kedua, Brunei kembali kebobolan lima gol dan hanya mampu mencetak sebiji gol ke gawang Filipina.

Usai kekalahan telak kedua melawan Filpina, pelatih Mario Rivera mengaku bahwa ia berharap publik sepak bola Brunei tidak pesimis dan berharap ada perubahan ke depannya.

"Saya pikir pendukung kami tidak boleh kecewa karena kami memainkan Piala AFF setelah absen 26 tahun dengan pemain yang 3 tahun tak berkompetisi," ucap pelatih asal Spanyol itu seperti dikutip dari laman resmi PSSI-nya Brunei, DPMM

"Untuk berada di sini (Piala AFF 2022), kami perlu memiliki turnamen untuk mengembangkan para pemain dan memotivasi sepak bola Brunei. Jika ada yang mengira kami bisa menang atas Thailand dan Filipina, maka orang itu tidak tahu apa-apa tentang sepak bola," tambahnya. 

Lebih jauh, pelatih yang dijuluki Super Mario itu menampik jika ia di dua pertandingan Piala AFF melawan Thailand dan Filipina hanya terapkan strategi sama. 

"Saya tidak tahu apa yang terjadi. Kami mengikuti rencana yang kami gunakan untuk menang lawan Laos dan meraih tiket ke Piala AFF 2022. Untuk saat ini kami fokus pada masa kini dan masa depan

Sementara itu, sejumlah suporter Brunei mengaku bahwa mereka mengerti dengan kondisi tim nasional mereka. 

Sejumlah komentar yang dituliskan suporter di fanpage Facebook DPMM Brunei menyebut kekalahan telak adalah hal wajar. 

Baca Juga: Waduh! Brunei Punya 'Orang Dalam' untuk Taklukkan Timnas Indonesia, Siapa Dia?

"Sebagian besar para pemain tidak pernah bermain sepak bola selama 90 menit. Kami paham mengapa tim ini kalah dan tidak tahu analisis permainan," tulis salah satu suporter. 

Kira-kira berapa gol yang mampu diukir Timnas Indonesia saat bertanding melawan Brunei, esok hari, 26 Desember 2022?

Load More