Suara.com - Nonton pertandingan sepak bola tak hanya disukai kaum lelaki, tetapi kaum perempuan pun ada tak sedikit yang gandrung dengan pertandingan yang mendebarkan ini.
Jika Anda termasuk perempuan yang senang menonton pertandingan sepak bola, tak ada salahnya mencoba latihan fisik ini sekadar untuk senang-senang.
Latihan ini penting untuk Anda coba, karena dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Hal tersebut telah dibuktikan melalui penelitian terkini yag dilakukan oleh para peneliti Swedia, seperti dilansir dari Zeenews.
Penelitian ini melibatkan 41 perempuan berusia 35-40 tahun yang tak pernah latihan sepak bola. Mereka memiliki tekanan darah tinggi sekitar 140/90 mmHg.
Para peneliti kemudian meminta para peserta untuk main sepak bola selama 15 minggu, yang tujuannya sekadar untuk senang-senang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi dan persentase lemak pada peserta mengalami penurunan yang signifikan.
"Setelah 15 minggu partisipasi dalam sepak bola rekreasi, tekanan darah sistolik dan diastolik telah turun 12 dan 6 milimeter air raksa (mmHg) dan wanita telah kehilangan 2,3 kg lemak rata-rata," kata Magni Mohr dari University of Gothenburg di Swedia.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa latihan sepak bola menghasilkan pengurangan tekanan darah yang mengesankan. " Lebih dari dua kali lebih besar daripada latihan renang yang dilakukan selama periode yang sama dengan sepak bola," terang Mohr.
Tak hanya itu, tambah Peter Krustrup, profesor di University of Exeter di Inggris, sepak bola juga memberi efek mengesankan pada penurunan kolesterol dan peningkatan kebugaran fisik pada perempuan yang latihan olahraga tersebut.
Studi ini muncul dalam Scandinavian Journal of Medicine & Science in Sports.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?