Suara.com - Setelah sebulan penuh berpuasa, siapa yang tak 'kalap' melihat berbagai hidangan lezat saat Idul Fitri tiba? Dan tak terasa berat badan pun melonjak, hanya dalam hitungan hari.
Tapi itu semua tak perlu terjadi, jika Anda mengubah pola makan secara 'bijak' setelah menyantap hidangan Idul Fitri. Ini akan membuat berat badan Anda segera turun hanya dalam satu hari saja.
Tidak seperti lazimnya diet, diet yang satu ini tidak akan membuat Anda menahan lapar sepanjang hari, yang kadang tidak sehat bagi tubuh serta sistem saraf. Anda hanya perlu melakukan diet buah. Diet ini akan membatasi asupan makanan Anda tidak lebih dari 810 kalori, tanpa Anda akan kekurangan nutrisi yang sehat.
Untuk sarapan, bagi Anda yang ingin langsing dalam satu hari mulailah hari dengan mengonsumsi salad yang dibuat dengan keju cottage. Siapkan 200 gram krim keju non-lemak. Tambahkan 0,11 lbs (atau 50 gram) air mineral untuk keju. Campurkan dan kemudian tambahkan setengah potongan pisang. Taburi salad dengan jus lemon.
Sedangkan untuk makan siang, Anda dapat mengonsumsi apel sebagai camilan sebelum makan siang. Sedangkan untuk makan siang - Anda dapat membuat pancake yang digoreng hanya dengan satu sendok makan minyak. Adonan pancake dibuat dengan satu sendok makan tepung, satu telur, enam sendok makan air mineral dan gula. Campur bahan dengan baik. Anda dapat mengkonsumsi pancake dengan satu sendok makan sari apel murni.
Snack sore dan malam, konsumsi satu apel lagi untuk camilan sore. Untuk makan malam Anda dapat mengkonsumsi salad buah. Untuk membuat salad, siapkan paling tidak empat jenis buah-buahan, potong-potong, dan tambahkan jus jeruk dan satu sendok makan madu.
Untuk menutup hari, tidak perlu merasa bersalah karena makan apel sebelum tidur. Dengan mengikuti diet ini, tubuh akan mendapatkan makanan yang cukup, dan Anda tidak akan merasa lapar sama sekali. Selain itu, makanan ini juga rendah kalori dan sangat lezat. (geniusbeauty.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi