Suara.com - Sembilan bintang porno Jepang punya cara tak biasa untuk beramal. Mereka merelakan payudaraya diremas-remas para penggemar dalam acara amal bertajuk Boob Aid yang ditujukan untuk menggalang dana bagi kampanye pencegahan AIDS, Sabtu (30/8/2014).
Sembilan aktris yang kesemuanya cantik, menggulung kaos kuning mereka dan memamerkan payudaranya di depan umum. Kemudian, satu persatu penggemar mendatangi mereka.
Setelah menyemprot tangannya dengan cairan desinfektan, para penggemar meremas payudara idola mereka. Beberapa di antaranya tampak malu-malu dan melakukan aksinya dengan lembut.
Boob Aid adalah bagian dari "Stop!", kampanye anti-AIDS yang berlangsung selama 24 jam di Tokyo, Jepang. Acara tersebut juga disiarkan secara langsung oleh saluran televisi kabel dewasa Jepang.
Acara kembali dilanjutkan pada Minggu (31/8/2014) pagi. Selama dua belas jam hingga Minggu sore, sudah ada 4.100 pasang tangan yang ikut ambil bagian dalam kampanye tersebut.
Mereka yang ingin ikutan, dipersilakan memberikan donasi paling sedikit sebesar 1.000 Yen. Dengan demikian, panitia telah berhasil mengumpulkan sedikitnya 4 juta Yen dalam acara tersebut. Penghitungan uang donasi akan dilakukan Minggu pukul 20.00 waktu setempat.
Acara ini bukan yang pertama kalinya. Sejak dimulai pada tahun 2003, sudah 12 kali acara ini digelar. Kampanye ini didukung penuh oleh Yayasan Pencegahan AIDS Jepang. (Japan Times)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga