Suara.com - Saat ini tersedia puluhan aplikasi menawarkan latihan tujuh menit tapi diklaim efektif membakar lemak. Aplikasi itu biasanya memandu Anda melalui pelatihan intensitas tinggi (HIIT), dengan aktifitas berintensitas tinggi selama 30 detik disela istirahat 10 detik.
Sebagian besar aplikasi ini mendorong seseorang melakukan olahraga hanya 7 menit per hari, secara teratur. Dan mengingatkan berbagai efek yang mungkin timbul jika latihan ini terlewatkan.
Paket itu biasanya meliputi latihan fisik seperti berjalan di tempat dengan mengangkat lutut tinggi-tinggi, scot jump, latihan kekuatan seperti push-up dan angkat beban. Semua latihan ini memang cukup membuat Anda berkeringat dan terbukti untuk meningkatkan kebugaran, meningkatkan metabolisme tubuh serta mendongkrak kapasitas pembakaran lemak.
Tapi benarkah latihan ini efektif? Sebuah penelitian yang mencoba mengkaji manfaat sejumlah sesi latihan singkat ini, ternyata menemukan pendekatan 'ultra-nyaman ini' tidak efektif menemukan hasil terbaik. Sebuah artikel yang dirilis The American College of Sports Medicine merekomendasikan "pelatihan intensitas tinggi minimal 20 menit sehari" untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Itu artinya, dalam sehari seseorang harus melakukan tiga putaran dari yang ditawarkan berbagai aplikasi itu. Gagasan bahwa latihan tujuh menit sehari cukup untuk mencapai kondisi fisik puncak memang menggoda.
HIIT adalah cara yang efektif untuk meningkatkan kebugaran Anda secara keseluruhan dan aplikasi seperti ini bisa menjadi menyenangkan dan mudah dilakukan. Tapi jika Anda ingin mencapai kondisi puncak, anda perlu menggantinya dengan praktek "21 menit untuk membakar lemak" (mensfitness.co.uk)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI