Suara.com - Sampai saat ini, para ahli belum berhasil menemukan obat bagi para penderita autisme. Namun, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa zat-zat tertentu dalam sayuran dapat membantu meringankan gejala autisme dan baik untuk mengontrol perilaku para penderita autisme.
Sebuah uji coba dalam skala kecil menunjukkan bahwa zat dalam brokoli yang dikenal berkhasiat untuk mencegah kanker juga bermanfaat untuk mengontrol perilaku penderita autisme. Hasil ini diperoleh setelah peneliti mengamati 40 remaja dan laki-laki muda berusia 13-27 tahun dengan tingkat autisme yang berbeda.
Para peneliti menemukan bahwa partisipan yang diberi sulforaphane (zat dalam brokoli) setiap hari, menunjukkan peningkatan signifikan dalam interaksi sosial dan komunikasi verbal. Sebaliknya perilaku autisme seperti melakukan sesuatu berulang-ulang atau mengamuk mengalami penurunan.
Pada awal penelitian, peneliti mengamati perilaku autisme berkurang ketika pasien mengalami demam. Obat demam, seperti sulforaphane, meningkatkan respon tubuh terhadap panas yang dapat mengontrol perilaku autisme. Oleh karena itu, peneliti kemudian menguji substansi dalam brokoli pada anak-anak dengan autisme.
"Kami masih jauh untuk menemukan cara untuk menyembuhkan autisme, namun hasil penelitian ini memberikan petunjuk mengenai bagaimana mengontrol autisme," kata Andrew Zimmerman, MD, profesor dari Mass Memorial Medical Center.
Ia mengingatkan penelitian ini tidak menguji efek yang terjadi jika peserta yang mendapat sulforaphane dengan makan brokoli secara langsung.
Menurut profesor Talalay, masing-masing sayuran mengandung sulforaphane yang berbeda tingkatannya, sehingga sulit untuk mengetahui berapa banyak brokoli yang harus dikonsumsi untuk mendapatkan efek yang sama dengan dosis sulforaphane yang diberikan dalam penelitian itu. (magicmedic.net)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat