Suara.com - Kebanyakan orang yang menderita asma tidak akan meninggalkan obat mereka di rumah.
Membawa obat penting ketika mereka terkena serangan asma. Tapi ketika pasien asma lupa atau tidak punya waktu untuk minum obat asma, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi serangan asma.
Ketika mengalami asma, saluran udara di paru-paru menjadi meradang dan terhalang oleh lendir. Ini membuat sulit bernapas.
Ada banyak hal yang dapat memicu serangan asma seperti polusi udara, perasaan emosional atau asma lainnya pemicu seperti debu, asap rokok dan lainnya.
Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meringankan serangan asma ketika Anda tidak dapat menggunakan inhaler:
1. Duduk tegak
Ketika Anda mulai merasa sesak dada, berhenti melakukan apa yang Anda lakukan dan duduklah dengan tegak. Jika tubuh melengkung ke bawah atau berbaring, pernapasan akan terhambat dan asma akan lebih parah.
2. Napas panjang
Mengambil napas dalam-dalam secara perlahan akan membuat proses pernapasan menjadi lambat dan mencegah serangan asma semakin berat. Tarik napas melalui hidung dan keluar melalui mulut.
3. Jangan panik
Yang paling penting selama serangan asma tidak panik dan tetap tenang. Panik hanya akan membuat otot-otot dada menjadi lebih kencang dan membuat pasien lebih sulit untuk bernapas. Tidak panik saat serangan asma memang sulit, karena respon pertama biasanya seseorang panik, terutama saat tidak membawa inhaler. Tapi tetap tenang dengan mengingat bahwa panik hanya akan membuat asma lebih buruk.
4. Hindari pemicu asma
Setiap penderita asma harus sudah tahu apa yang dapat memicu serangan asmanya. Apapun itu, menjauh dari hal-hal yang dapat menyebabkan asma, terutama jika pernapasan mulai merasa tidak nyaman.
5. Minum minuman hangat
Beberapa minuman hangat seperti kopi dapat membuat saluran udara sedikit terbuka, sehingga dapat memberikan rasa nyaman dan membantu Anda bernapas selama setidaknya satu jam atau lebih.
6. Carilah bantuan
Jika mengalami asma, batuk, dan suara mengi masih terjadi ketika sudah beristirahat, carilah bantuan atau segera ke rumah sakit.
Ingat, asma bukanlah penyakit yang langsung bisa pulih setelah pengobatan. Pasien dengan asma harus melanjutkan pengobatan meskipun mereka tidak pernah terkena serangan asma.
Jika serangan asma sering terjadi, itu berarti pasien tidak benar-benar menjaga kesehatan yang baik. Anda mungkin perlu obat yang lebih cocok atau mulai memperhatikan gaya hidup Anda. (Medic Magic)
Berita Terkait
-
Persiapan Lebaran 2026, 4 Rahasia Cari Aman Naik Motor di Tengah Hujan Badai
-
5 Tips Mengatasi Pusing saat Puasa agar Ibadah Tetap Lancar dan Produktif
-
5 Tips Berbuka Puasa agar Tidak Begah, Perut Nyaman Tarawih Aman
-
Salat Tarawih tapi Bolak-Balik Pipis? Ini Saran Dokter Atasi Beser saat Ibadah
-
Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia