Selasa, 11 November 2014 | 14:22 WIB
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi terkini menemukan bahwa konsumsi alkohol moderat dapat melindungi terhadap penyakit jantung koroner, tapi hanya untuk 15 persen penduduk yang memiliki genotipe tertentu.

Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti melakukan penelitian di Sahlgrenska Academy. Dalam penelitiannya itu mereka mempelajari 618 orang Swedia dengan penyakit jantung koroner dan kelompok kontrol dari 3.000 subyek sehat.

Subyek dibagi ke berbagai kategori berdasarkan jumlah alkohol yang mereka konsumsi (asupan etanol). Sementara itu, mereka diuji untuk mengidentifikasi genotipe tertentu (CETP TaqIB) bahwa studi sebelumnya telah menemukan manfaat alkohol bagi kesehatan.

Profesor Dag Thelle, Profesor Emeritus di Sahlgrenska Academy, University of Gothenburg, mengatakan bahwa minum alkohol moderat memang memiliki efek perlindungan tetapi hanya terjadi pada 15 persen dari populasi umum.

Profesor Lauren Lissner, mengatakan bahwa hanya minum alkohol moderat saja tidak memiliki efek perlindungan yang kuat, juga tidak berlaku pada genotipe tertentu. Namun ombinasi keduanya yaitu, minum alkohol dan genotipe tertentu tampaknya secara signifikan mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

Profesor Thelle mengatakan bahwa penelitian terkininya itu merupakan langkah ke arah yang benar. Meski demikian ia menyatakan masih memerlukan lebih banyak penelitian untuk menguatkan temuannya itu.

Studi ini dipublikasikan secara online di jurnal Alcohol. (Zeenews)

Load More