Suara.com - Berdasarkan penelitian terbaru, tinggal di sebuah perumahan yang mengharuskan penghuninya berjalan bisa menunda penurunan daya kognisi pada orang tua.
Berjalan bisa merevitalisasi rasa dan menenangkan pikiran sehingga latihan fisik ini cukup efektif untuk para orang tua (lansia).
Hasil penelitian yang melibatkan 25 orang tua yang dengan penyakit Alzheimer ringan dan 39 orang dewasa tanpa adanya pelemahan kognisi ini menunjukkan bahwa dengan rutin berjalan bisa memberikan efek positif baik pada fisik. Di antaranya, tekanan darah yang normal dan massa tubuh yang menurun serta kesehatan kognisi salah satunya ingatan yang membaik.
"Orang bisa berjalan sebagai kesenangan atau untuk mencapai suatu tempat," kata asisten profesor untuk Klinik Psikologi di Universitas Kansas, Amber Wats.
Dengan berjalan bisa menurunkan tekanan darah dan tekanan pada sendi, menurunkan resiko terkena penyakit stroke dan membuat sehat. Tidak hanya itu, berjalan juga memberikan keuntungan untuk mental.
Dengan berjalan, bisa mengurangi tingkat stres dan meningkatkan zat kimia yang mengontrol respon otak terhadap stres, norepinephrine, sehingga bisa lebih tenang saat dilanda stres.
Saat berjalan pun, suhu inti badan akan naik, dan saat suhu kembali normal tubuh akan terasa lebih tenang dan mengantuk. Berjalan juga bisa membuat lebih cepat tidur.
Berjalan juga bisa melepaskan endorphine yang bisa memicu euforia tau kesenangan dan meningkatkan suasana hati. Zat ini bisa menurunkan depresi pada orang tua.
"Tunggu dalam waktu dekat, kami sudah bicara dengan kementerian kesehatan. Negara tetangga juga sudah melarang rokok elektronik. Kita tunggu saja sebentar lagi," tegasnya. (Health Me Up)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia