Health / Konsultasi
Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB
ilustrasi diabetes (freepik.com/xb100)
Baca 10 detik
  • Tropicana Slim menggelar kampanye kesehatan di 35 kota Indonesia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan serta pengelolaan diabetes.
  • Diabetes tipe 2 berpeluang mencapai kondisi remisi melalui pola hidup sehat, kedisiplinan nutrisi, serta pemantauan medis yang konsisten.
  • Program ini menyediakan edukasi kesehatan, pengecekan gula darah gratis, serta produk nutrisi untuk membantu menjaga stabilitas gula darah.

Suara.com - Harapan bagi penyandang diabetes kini semakin terbuka. Tak sekadar dikontrol, kondisi ini bahkan berpeluang mencapai remisi—di mana kadar gula darah kembali ke batas normal tanpa ketergantungan obat, selama dijaga dengan pola hidup sehat yang konsisten.

Pesan ini menjadi fokus dalam kampanye kesehatan yang digelar serentak di 35 kota di Indonesia dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia. Melalui berbagai kegiatan, masyarakat diajak memahami bahwa pengelolaan diabetes tidak hanya bergantung pada terapi medis, tetapi juga perubahan gaya hidup sehari-hari.

Beragam aktivitas dihadirkan untuk mendorong kesadaran tersebut, mulai dari cek gula darah gratis, olahraga bersama, hingga sesi edukasi langsung bersama tenaga medis. Program ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terkait diabetes.

Brand Manager Tropicana Slim, Noviana Halim, menekankan bahwa kunci utama dalam pengelolaan diabetes terletak pada konsistensi menjalani gaya hidup sehat.

“Dengan pengelolaan yang tepat dan konsisten, diabetes, khususnya tipe 2, dapat mencapai kondisi remisi, yaitu saat kadar gula kembali ke batas normal dan dapat dipertahankan selama minimal tiga bulan tanpa mengonsumsi obat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah faktor turut memengaruhi keberhasilan remisi, seperti usia, lama diagnosis, penurunan berat badan, hingga kedisiplinan dalam menjaga pola makan dan aktivitas fisik.

Pendekatan nutrisi juga menjadi aspek penting yang tak bisa diabaikan. dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, menegaskan bahwa pola makan seimbang dengan porsi terkontrol berperan besar dalam menjaga stabilitas gula darah.

“Asupan serat membantu menekan lonjakan gula darah, sementara protein penting untuk menjaga massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Ini membantu mengontrol kalori dan mendukung penurunan berat badan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sejumlah mikronutrisi dan bahan alami tertentu dapat mendukung kontrol glikemik, sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan diabetes secara menyeluruh.

Baca Juga: Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya

Selain pendekatan medis dan nutrisi, pengalaman nyata dari penyintas juga menjadi inspirasi. Lilla Syifa, yang berhasil menjalani proses menuju remisi, mengungkap bahwa tantangan terbesar justru datang dari kebiasaan sehari-hari.

“Tantangan terberat itu menahan godaan makanan manis. Tapi kuncinya ada di sarapan. Kalau dari pagi gula darah sudah terkontrol, biasanya lebih mudah menjaga pola makan sepanjang hari,” ujarnya.

Kampanye ini juga menghadirkan inovasi produk nutrisi yang dirancang untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, dengan kandungan tinggi protein dan serat serta tanpa tambahan gula pasir.

Melalui inisiatif seperti ini, Tropicana Slim berharap masyarakat semakin memahami bahwa diabetes bukan akhir dari segalanya. Dengan langkah yang tepat dan konsisten, peluang menuju remisi bukan lagi sekadar wacana, melainkan target yang bisa dicapai.

Load More