Suara.com - Musim penghujan telah tiba. Sebagian besar daerah di Indonesia mengalami hujan sebulan terakhir. Perubahan cuaca yang begitu ekstrim menyebabkan fluktuasi temperatur tubuh. Daya tahan tubuh pun bisa menurun drastis.
Selain itu, musim hujan merupakan saat di mana bakteri dan virus sangat aktif. Ini berarti setiap orang menjadi rentan terhadap penyakit.
Influenza yang disertai pilek merupakan penyakit yang paling umum selama musim hujan. Flu disebabkan oleh virus, yang secara umum menyerang sistem pernapasan tubuh.
Serangan flu tentu akan menganggu aktivitas anda sehari-hari. Selain itu gejalanya akan membuat tubuh menjadi sangat tidak nyaman. Berbagai pengobatan untuk mengatasi flu memang sudah banyak tersedia namun alangkah baiknya jika kita mencegahnya.
Ahli gizi dr Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. dari Rumah Sakit RSCM, mengatakan bahwa salah satu buah yang efektif mencegah serangan flu di saat musim penghujan adalah kiwi.
Buah yang tumbuh subur di negara New Zealand ini menurutnya memiliki zat gizi yang lengkap dan vitamin C yang lebih banyak dibanding jeruk.
"Kiwi itu termasuk buah yang padat, karena zat gizinya tinggi. Otomatis mengonsumsi kiwi akan menjaga daya tahan tubuh kita karena mengandung Vitamin C yang tinggi, vitamin E, asam folat yang temasuk vitamin B, juga mengandung kalium, dan potasiumnya yang tinggi," katanya saat ditemui di Jakarta, Selasa (2/12/2014).
Mengonsumsi kiwi untuk menangkal penyakit di musim penghujan, kata Fiastuti, cukup 1 hingga 2 butir sehari.
"Konsumsi tergantung pola makan kita sehari hari. Buah tidak hanya kiwi kan banyak buah yg lain juga. Jadi, konsumsi satu atau dua butir kiwi sehari sudah membantu daya tahan tubuh kita tetap terjaga," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?