- Menteri Koperasi Ferry Juliantono menetapkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai mitra perbankan dalam penyaluran KUR dan layanan pembiayaan ultramikro.
- Pemerintah akan menerbitkan Peraturan Presiden untuk menjadikan koperasi tersebut sebagai pusat distribusi bantuan sosial serta berbagai barang kebutuhan bersubsidi.
- Koperasi Desa Merah Putih berperan sebagai offtaker hasil panen petani berkolaborasi dengan BUMDes guna menjaga stabilitas harga pangan masyarakat.
Suara.com - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan diperkuat sebagai mitra perbankan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui skema channeling. Langkah ini ditempuh untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di tingkat desa.
"Seluruh program dari pemerintah pusat termasuk di dalamnya BLT, bansos, bantuan pangan dan lain-lain nanti akan disalurkan melalui KDKMP. Dan penyaluran skema channeling KUR pun juga akan dilaksanakan di KDKMP,” kata Ferry dalam acara Best Cooperatives Sustainability Performance Award 2026 di Jakarta, seperti dkutip dari Antara, Kamis.
Selain menjadi penyalur KUR, KDKMP juga akan melayani penyaluran pembiayaan Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Program tersebut merupakan layanan pinjaman modal usaha tanpa agunan yang ditujukan bagi pelaku usaha ultramikro dari keluarga prasejahtera, terutama perempuan yang belum memenuhi syarat memperoleh kredit perbankan.
Ferry menjelaskan, pemerintah juga akan mengembangkan KDKMP sebagai outlet layanan jasa perbankan, khususnya bagi bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dengan begitu, koperasi di desa diharapkan menjadi pusat layanan ekonomi sekaligus keuangan bagi masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) yang akan menjadi dasar penyaluran berbagai barang bersubsidi melalui KDKMP.
Menurut Ferry, komoditas seperti LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, Minyakita, hingga beras nantinya akan didistribusikan melalui Koperasi Merah Putih sebagai tindak lanjut hasil rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto.
"Nah ini Insya Allah akan dalam waktu dekat dikeluarkan Peraturan Presiden untuk membahas tentang distribusi barang-barang bersubsidi," katanya.
Sebelumnya, dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (15/7), pemerintah memutuskan KDKMP akan menjadi infrastruktur penyaluran bantuan sosial dan berbagai barang bersubsidi kepada masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menambahkan, peran KDKMP tidak hanya sebagai penyalur bansos dan barang subsidi, tetapi juga sebagai offtaker hasil panen petani. Koperasi akan menyerap komoditas seperti gabah, beras, dan jagung apabila harga di tingkat petani turun di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: DPR Pertanyakan Isu Belanja Kipas Angin Rp 1,8 T untuk Koperasi Merah Putih
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan fungsi KDKMP sebagai offtaker akan dikolaborasikan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurut dia, kedua lembaga tersebut akan saling melengkapi dalam mendukung perekonomian desa, bukan saling bersaing.
Berita Terkait
-
DPR Pertanyakan Isu Belanja Kipas Angin Rp 1,8 T untuk Koperasi Merah Putih
-
KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara
-
Kopdes Merah Putih Jadi Pengepul Produk Desa, Mendes: Bukan Saingan BUMDes
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang hingga Sawit? Ini Penjelasan Menkop
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
3 Rekomendasi HP dengan Kamera Terbaik 200MP Rp3 Jutaan 2026, Ada Fitur AI hingga OIS
-
Cuaca Ekstrem Mengancam, Ini Strategi Baru DLH Kota Tangerang Amankan TPA Rawa Kucing
-
Kopdes Merah Putih Bakal Salurkan KUR, Bansos hingga LPG 3 Kg
-
Inkonsisten Soal Status Hukum Febrie, Kejagung Disemprot: Jangan Ada Perlakuan Khusus!
-
Kapal Berpenumpang 74 Orang Tenggelam di Selayar Sulsel, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan
-
Redmi Note 17 Rilis dengan Fitur AI Anti Penipuan, Ini Spesifikasinya
-
John Herdman Puas TC Timnas Indonesia di Bali, Singgung Fondasi Jelang Piala AFF 2026
-
Usai Habisi Yani di Kebun Jati Sagaranten, Pelaku Delon Jampank Sempat Unggah Video Penemuan Mayat
-
4 Sepatu Lari Anak Terbaik Berdasarkan Review Pengguna, Ringan dan Super Nyaman
-
Anti Kusam! 5 Trik Sederhana agar Pakaian Selalu Tampak Seperti Baru