Suara.com - Hidung tersumbat merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering mengganggu.
Penyakit ini biasanya lebih banyak diderita oleh sebagian besar orang ketika musim penghujan.
Perubahan suhu yang ekstrim seperti dari panas ke dingin, dalam waktu singkat, sering kali menyebabkan respons tidak nyaman pada pada saluran pernapasan atas ini.
“Sekarang sering kita temui perubahan cuaca dari panas kemudian hujan. Tubuh tentu butuh adaptasi. Namun, bila perubahan suhu tidak diimbangi dengan daya tahan tubuh yang kuat, bisa tumbang juga akhirnya,” kata dr Rusdian Utama Roeslani, SpTHT-KL di Jakarta, Rabu (3/12/2014).
Hidung tersumbat kerap membuat penderitanya tak nyaman. Sebagian orang memilih mengeluarkan ingus yang tersumbat di rongga hidung sekencang mungkin. Menurut dokter spesialis THT dari Rumah Sakit Gandaria ini, cara tersebut bisa berbahaya bagi saluran pendengaran.
"Jika mengeluarkan ingus terlalu kencang bisa membuat ingus masuk ke dalam telinga. Karena hidung bagian belakang ada lubang kecil namanya saluran eustachius yang menghubungkan ke telinga," tambahnya.
Jika sudah terlanjur masuk dan mengumpul di bagian telinga maka bisa berakibat fatal hingga tuli. Satu-satunya cara untuk mengambil cairan yang terkepung di bagian telinga bisa dilakukan dengan penyedotan, tentunya menggunakan alat khusus yang hanya bisa dilakukan oleh dokter.
Berita Terkait
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
Bukan Virus Baru, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Super Flu di Indonesia
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus