- Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes menceritakan perjalanan karier dan kedekatannya dengan Tanah Air melalui wawancara Tatler Asia.
- Ikatan emosional Paes dengan Indonesia berasal dari sang nenek yang lahir di Kediri serta cerita keluarga masa lalu.
- Kenangan mendiang nenek selalu teringat oleh Paes setiap kali ia mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Suara.com - Maarten Paes berbicara terbuka mengenai perjalanan karier, hubungannya dengan Indonesia, hingga makna rumah bagi dirinya.
Dalam wawancara bersama Tatler Asia beberapa waktu lalu, kiper Timnas Indonesia itu mengungkap bahwa kedekatannya dengan Tanah Air tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga warisan keluarga.
Salah satu kenangan yang paling melekat di benaknya terjadi ketika pertama kali tiba di Jakarta.
Bukan kemacetan atau udara lembap yang paling diingat Paes, melainkan aroma rokok kretek yang mengingatkannya pada cerita sang nenek.
Nenek Paes diketahui lahir di Kediri, Jawa Timur.
Dari sang nenek, Paes mengenal berbagai cerita tentang Indonesia, termasuk pengalaman pahit keluarga saat masa perang dan perjuangan membangun kembali kehidupan.
Paes mengawali perjalanan profesionalnya di Belanda sebelum melanjutkan karier ke Amerika Serikat bersama FC Dallas di Major League Soccer (MLS).
"Menurut saya, kita sangat mudah beradaptasi ketika orang-orang di sekitar kita terbuka dan ramah. Itulah yang saya rasakan ketika pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia dan hal itu sangat membantu seluruh proses adaptasi," kata Paes.
Sejak awal 2026, ia kemudian menjalani babak baru bersama Ajax, klub yang sudah dikenalnya sejak masih kecil.
Baca Juga: Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma
Alasan Paes membela Indonesia tidak semata-mata berkaitan dengan karier.
Ada ikatan emosional yang jauh lebih dalam melalui sosok neneknya yang lahir di Kediri.
Paes juga pernah mengunjungi Indonesia dan Kediri saat masih kecil.
Ia berusaha mengingat perjalanan tersebut, termasuk kunjungan ke makam leluhurnya, meski saat itu usianya masih terlalu muda untuk memahami makna perjalanan tersebut secara utuh.
Sang nenek meninggal hanya beberapa bulan sebelum Paes menjalani debut bersama Timnas Indonesia.
Kenangan tentangnya kembali muncul setiap kali Paes mendengar lagu kebangsaan Indonesia Raya.
“Setiap kali saya mendengar lagu Indonesia Raya, saya memikirkan nenek saya,” ungkap Paes.
Berita Terkait
-
Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma
-
Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026
-
Netizen Vietnam Menyeramkan! PSSI Turun Tangan Lindungi Justin Hubner dan Keluarga
-
Timnas Indonesia Gigit Jari, Thailand Lolos ke Final Piala AFF 2026 Usai Tekuk Singapura
-
Rizky Ridho Tak Masuk Skuad Timnas di ASEAN Cup 2026, Ini Bocoran Pemainnya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta
-
Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa
-
KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?
-
Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya
-
5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian