Suara.com - Minuman alkohol sejatinya merupakan minuman yang mengandung etil alkohol atau etanol yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi atau destilasi.
Minuman beralkohol yang populer di antaranya wine, bir, whisky, rum. Beberapa jenis minuman beralkohol ini memiliki kadar alkohol yang berbeda-beda.
Sejatinya mengonsumsi alkohol berlebihan tak hanya bisa berakibat buruk bagi kesehatan, tapi juga menyebabkan gangguan jiwa.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dokter Danaardi Sosromihardjo SpKj pada acara temu media yang dihelat Kementerian Kesehatan di Jakarta, Kamis (11/12/2014).
"Jadi pada dasarnya alkohol sudah toxic apalagi ditambah dengan zat yang tidak jelas yang sifatnya merusak," ungkapnya.
Danaardi melanjutkan, mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan bisa memicu penurunan susunan saraf pusat sehingga menimbulkan perilaku menyimpang hingga meningkatnya masalah yang berhubungan dengan sistem motorik dan kognitif seseorang.
"Bagi pecandu fokusnya hanya minum, minum dan minum. Toxic bisa menimbulkan penyakit fisik. Kalau untuk gangguan jiwa bervariasi dari gangguan tidur hingga schizofrenia. Perilakunya tidak bisa diatur, yang penting bagaimana caranya dia bisa mabuk," ujarnya.
Bagi seorang pecandu, karena respon motorik yang melambat maka susah untuk dikendalikan. Mereka juga tidak peduli apa kandungan alkohol yang dia minum dan bagaimana cara mendapatkannya.
"Para pecandu umumnya sudah mengalami maladiktif pola pikirnya sudah terganggu, sehingga tidak takut aturan. Walau tahu alkohol berbahaya ya dia tetap minum saja," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance